Kuliner

Mengenal Lambai, Kuliner yang Semerbak Wangi

·
Mengenal Lambai, Kuliner yang Semerbak Wangi
Lambai dalam piring. (sinarpidie.co/Ayu Muliana).

sinarpidie.co--Sudah pernah menghirup dan mencicipi wangi dan gurihnya lambai? Kuliner yang hanya lazim kita temui pada bulan Ramadhan dan bulan Maulid ini adalah salah satu kuliner penggugah selera makan bagi masyarakat Aceh, dan Pidie, khususnya dari zaman ke zaman.

Bagi sebagian masyarakat Pidie lambai merupakan salah satu menu wajib di bulan ramadhan. Lambai ini sendiri merupakan racikan dari daun peugaga, daun jeruk purut, serai yang diiris kecil-kecil, kemudian dibumbui dengan kelapa gonseng, bawang merah, dan cabai rawit yang telah dihaluskan.

Untuk membuat tampilan lambai ini menarik, biasanya pedagang menambahkan irisan cabai merah dan cabai hijau. Rasanya yang gurih berasal dari kelapa gonseng. Dan wangi yang menyeruak dari panganan tersebut berasal dari daun peugaga, daun jeruk purut, dan serai.

“Kata orang, manfaat mengonsumsi lambai bisa untuk obat-obatan. Untuk awet muda kan juga dengan mengonsumsi daun peugaga,” kata Nurhafni, 45 tahun, akhir pekan lalu.

Jika Anda berada di Pidie, pada bulan Ramadhan ini, Anda bisa menemukan lambai di Pasar Peukan Pidie dan di Pasar Kembang Tanjong selepas Ashar. Per piring/porsi, ia dijual Rp 3 ribu. []

Loading...