Figur

Mengenal Ahmad, Sang Penyedia Jasa Reparasi Alat Elektronik cum Guru Mengaji

·
Mengenal Ahmad, Sang Penyedia Jasa Reparasi Alat Elektronik cum Guru Mengaji
Ahmad Usman tengah membetulkan mesin cuci di salah satu rumah warga Gampong Reului Busu, Kecamatan Mutiara, Pidie. (sinarpidie.co/Dicky Zulkarnen).

sinarpidie.co—Ahmad Usman, 29 tahun, merupakan seorang penyedia jasa reparasi HP dan servis alat elektronik.  Usaha tersebut telah ia geluti selama dua tahun. Sehari-hari, ia bekerja di sebuah kedai papan berukuran 4 x 6 meter, di dekat sebuah anak sungai di Gampong Reului Busu, Kecamatan Mutiara, Pidie.

“Saya pernah bekerja di salah satu konter HP di Calang, Aceh Jaya, selama 10 tahun,” kata dia pada sinarpidie.co, pada awal Maret 2018.

Mula-mula, keahliannya itu mulai ia asah sejak ia masih duduk di bangku Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Al Fitri Teurubue, Kecamatan Mutiara.

“Saya memilih jurusan elektronik,” ungkapnya.

Dua tahun yang lalu, ia diundang oleh Komite Nasional Pemuda Indonesia(KNPI) Aceh untuk mengikuti pelatihan reparasi HP selama 14 hari di Banda Aceh.

Berbekal pengalaman dan kemampuan di bidang elektronik yang telah ia asah tersebut, ia lantas memberanikan diri untuk membuka usahanya di gampongnya sendiri. 

“Pada awal-awal membuka usaha, saya harus mencari pelanggan dulu. Dan awalnya, usaha saya ini kurang mendapatkan kepercayaan dari orang-orang,” kenangnya.

Selama setahun ia lewati masa-masa sulit tanpa banyak orderan.

Beberapa waktu kemudian, perlahan-lahan warga mulai menggunakan jasanya.

“Rata-rata warga yang menggunakan jasa saya berasal dari wilayah Kemukiman Busu, Kecamatan Sakti dan Kecamatan Mutiara. Harapan saya sih sederhana saja, bisa mandiri dengan keterampilan yang saya punya. Karena selama ini saya lihat keadaan juga sangat sulit mencari kerja, apalagi di pemerintahan, sangat sulit kita bersaing dengan yang berpendidikan yang lebih tinggi, sehingga saya berjuang dan bekerja keras agar usaha saya bisa bersaing dengan usaha orang lain,” kata dia.

Di Gampong Reului Busu, Ahmad Usman juga dipercaya menduduki jabatan sebagai ketua pemuda. Pada malam hari, ia mengisi waktunya untuk mengajari anak-anak mengaji di Pesantren Thautiatul Abrar.

Pelanggan jasa pasang dan setel parabola, Zainal, mengaku puas dengan hasil kerja Ahmad.

“Selain mudah saat kita hubungi saat dibutuhkan, hasil kerjanya juga bagus. Dia juga sangat bertanggung jawab dalam melakukan pekerjaannya,” kata Zainal.

Rata-rata, Ahmad menerima lima orderan pekerjaan per hari. Penghasilannya per hari, kata dia, Rp 150 ribu. []

Reporter: Dicky Zulkarnen

Loading...