Kuliner

Memasak Apam di Bulan Rajab

·
Memasak Apam di Bulan Rajab
Proses memasak apam dengan bruk apam. (sinarpidie.co/Ayu Muliana).

sinarpidie.co—Memasuki Bulan Rajab, ada sebuah tradisi yang dilakukan masyarakat Aceh dan Pidie khususnya, yaitu tet apam (membuat serabi Aceh).

Di sebuah rumah di Gampong Dayah Baro, Kecamatan Delima, Pidie, Minggu, 18 Maret 2018, Hj Cut Ti, 74 tahun, tengah menyambut kedatangan beberapa perempuan dewasa. Mereka hendak membuat adonan apam di rumah tersebut.

"Tradisi ini sudah turun-temurun dilakukan masyarakat Aceh. Namun, saya belum memperoleh informasi, mengapa setiap bulan Rajab orang Aceh melakukan tradisi tersebut,” kata Hj Cut Ti pada sinarpidie.co.

Dalam penamaan nama bulan dalam bahasa Aceh, bulan Rajab dinamakan buleun apam.

Tepung-tepung mulai disiapkan. Beberapa perempuan dewasa mulai mengaduk adonan apam.

Adonan tersebut terdiri dari tepung beras, yang diaduk dengan sedikit santan dan air hangat.

"Air hangat digunakan, agar apam bagus ketika dimasak," kata Mirfat, 48 tahun, sembari membubuhkan sedikit garam ke dalam adonan.

Sementara adonan mulai diaduk, sebagian perempuan lainnya mempersiapkan kuah santan, yang nantinya akan disantap bersama apam.

Menyiapkan kuah apam. (sinarpidie.co/Ayu Muliana).

Adapun isi kuah santan tersebut adalah ubi, pisang, nangka, dan daun pandan.

Kuah santan telah matang dan adonan mulai kalis.

Adonan apam tidak boleh terlalu kental dan tidak boleh terlalu encer.

Kuah apam. (sinarpidie.co/Ayu Muliana).

Beberapa dapur yang terbuat dari batu-bata mulai disiapkan. Begitu pula dengan bruk apam (periuk yang terbuat dari tanah liat), mulai diletakkan di atasnya.

Cara memasak apam pun begitu unik.

Sebelum adonan dituangkan ke dalam bruk apam, bruk apam tersebut terlebih dahulu digosokkan dengan garam, memakai serabut kelapa. Apinya pun dihidupkan bukan memakai kayu melainkan memakai daun kelapa kering.

Ketika bruk apam mulai panas, baru adonan dituang lalu bruk apam ditutup.

Beberapa saat kemudian, apam sudah matang.  Apam sudah bisa disantap bersama kuah santan.

Selain perempuan yang sudah dewasa dan telah berkeluarga, anak-anak juga tampak antusias membuat apam.

Anak-anak juga belajar membuat apam. (sinarpidie.co/Ayu Muliana).

"Agar budaya tidak hilang, biar mereka belajar tet apam dari kecil," kata Hj Cut Ti. []

Loading...