Ekonomi

Melirik Perkembangan Sektor Florikultura

·
Melirik Perkembangan Sektor Florikultura
Taman tanaman hias milik Zulkifli di Jalan Lingkar, Keunireue, Pidie. (sinarpidie.co/Ayu Muliana).

sinarpidie.co--Bisnis tanaman hias mulai mendapatkan tempat di Pidie. Perkembangan bisnis di sektor florikultura ini didorong oleh permintaan tanaman hias  untuk kebutuhan perumahan dan perkantoran.

Zulkifli, 29 tahun, seorang pengusaha tanaman hias di Jalan Lingkar, Keunireue, Pidie, pada sinarpidie.co mengatakan, usaha tanaman hias yang baru dirintisnya pada November 2017 lalu kini mampu meraup keuntungan ratusan ribu hingga jutaan rupiah setiap harinya.

"Tergantung permintaan, biasanya yang memesan bunga untuk taman di perkantoran dan ada pula di perumahan," kata Zulkifli pada awal Februari 2018.

Ia mengungkapkan, tanaman-tanaman hias tersebut memerlukan perawatan setiap hari.

"Bunga yang dirawat tersebut semakin hari harganya semakin tinggi. Tergantung jenis perawatan yang diberikan," ujarnya. "Jika bunganya dibonsai, harganya akan lebih tinggi."

Baca juga:

Harga tanaman hias bervariasi, mulai Rp 5000 hingga ratusan ribu rupiah.

Selain menjual tanaman hias, Zulkifli juga menerima jasa dekorasi taman kantor dan rumahan. Ia juga menyewakan bunga-bunga untuk dekorasi acara-acara tertentu.

Amatan sinarpidie.co, beberapa jenis tanaman hias yang ada di sana, di antaranya, pucuk merah, bougenville, mawar, melati, aster, dan anggrek. Tanaman-tanaman hias tersebut dipasok dari Medan, Sumatera Utara.[]

Loading...