Manfaatkan Waktu Seoptimal Mungkin di tengah Pandemi Covid-19

·
Manfaatkan Waktu Seoptimal Mungkin di tengah Pandemi Covid-19
Dr Bruce Aylward. Sumber foto: time.com.

sinarpidie.co--Dr Bruce Aylward, yang memiliki pengalaman selama 30 tahun menangani Polio dan Ebola, saat ini sedang mendalami cara menghentikan penyebaran COVID-19. Penasihat senior WHO ini mengatakan social distancing dan lockdown harus dibarengi dengan pemanfaatan waktu seoptimal mungkin untuk melakukan tes suspek Corona, mengisolasi mereka yang telah terkonfirmasi positif, dan melipatgandakan alat serta fasilitas kesehatan.

“Yang jadi pertanyaan adalah apakah negara-negara di dunia yang sudah menerapkan lockdown dan shutdown ekonomi memanfaatkan waktu secara optimal? Mereka tidak benar-benar menghentikan virus, mereka menekannya, mereka memperlambatnya. Yang penting sekarang adalah menggunakan waktu dengan baik untuk melakukan tes, membangun dan menerapkan sistem dengan benar, sehingga bisa benar-benar menangani kasus di tingkat individu atau perorangan. Itu yang akan menjadi dasar untuk menghentikan Covid-19,” kata Dr Bruce Aylward, dalam wawancara bersama Majalah Time, Senin, 23 Maret 2020.

Dokter yang memimpin projek WHO ke Tiongkok untuk mempelajari efektivitas penanganan Corona di Negara tersebut pada Februari lalu itu mengatakan Tiongkok berhasil mengidentifikasi virus tersebut pada awal Januari 2020 dan menangani virus tersebut dengan sumber daya yang optimal, sehingga pada pertengahan Maret atau akhir Maret 2020, mereka bisa bebas dari virus tersebut.

Baca juga:

“Penuh selama tiga bulan,” kata Dr Bruce Aylward. “Saat kami mengunjungi Tiongkok, saya bicara dengan gubernur dan wali kota di sana dan saya bertanya pada mereka, apa yang Anda lakukan sekarang. Mereka menjawab: ‘Kami memproduksi ranjang pasien, membeli ventilator, dan menyiapkan segala hal. Kami tidak terlalu berharap bisa menghapus virus ini, yang kami harapkan dan upayakan kami dapat menjalankan aktivitas sosial, ekonomi, dan menjalankan sistem kesehatan kami dengan baik. Kami tak ingin berakhir dengan situasi seperti ini”.

Ventilator

Otoritas kesehatan di seluruh dunia saat ini sedang berupaya memenuhi kebutuhan ventilator di rumah sakit mereka seiring dengan meningkatnya jumlah pasien Corona. “Ini krisis karena tanpa ventilator pasien akan mati,” kata Prof David Story, Wakil Direktur University of Melbourne’s Centre for Integrated Critical Care, seperti yang dilansir dari The Gurdian, Kamis, 26 Maret 2020.

Prof Sarath Ranganathan, Direktur pada Respiratory and Sleep Medicine di Rumah Sakit Anak Melbourne, mengatakan, "Pengalaman di Italia dan Spanyol serta kalkulasi ahli matematika di seluruh dunia menunjukkan, jumlah orang dengan Covid-19  akan menjadi sangat kritis tanpa bantuan pernapasan. Tanpa akses pada ventilator, banyak pasien yang seharusnya dapat bertahan, akan mati.” []

Loading...