Majelis Hakim PN Sigli Vonis Terdakwa Pemerkosaan yang Mengakibatkan Kematian 19 Tahun Penjara

Majelis Hakim PN Sigli Vonis Terdakwa Pemerkosaan yang Mengakibatkan Kematian 19 Tahun Penjara
Personel Sat Reskrim dan Sat Intelkam Polres Pidie membekuk Armia Ismail, 39 tahun, pelaku pemerkosaan yang mengakibatkan Zubaidah, 58 tahun, meninggal dunia. Armia ditangkap di jalan di Gampong Blang Asan, Kecamatan Kota Sigli, Pidie, pada Rabu, 13 Januari 2021 dini hari. (sinarpidie.co/Diky Zulkarnen).

sinarpidie.co - Armia Ismail, 39 tahun, pelaku pemerkosaan yang mengakibatkan Zubaidah, 58 tahun, meninggal dunia, divonis 19 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Sigli. Putusan tersebut dibacakan dalam sidang pembacaan putusan, Kamis, 6 Mei 2021.

Pria asal Gampong Kulam Baro, Kecamatan Simpang Tiga, Pidie yang sehari-hari berprofesi sebagai pemulung barang bekas dengan mengendarai becak motor warna hijau yang sudah butut ini terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pemerkosaan, percobaan pemerkosaan, dan pemerkosaan yang mengakibatkan kematian.

Vonis majelis hakim PN Sigli, yang diketuai Zainal Hasan SH MH dengan hakim anggota Indah Pertiwi SH dan Indira Anggi Aswijati SH, ini, lebih tinggi daripada tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Pidie.

Dikutip dari laman Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Sigli, JPU Kejari Pidie menuntut Armia Ismail hukuman penjara 18 tahun. Armia dijerat Pasal 285 KUHPidana karena melakukan tindak pidana perkosaan. Ia juga dijerat Pasal 285 KUHPidana jo pasal 53 ayat (1) KUHPidana karena melalukan percobaan perkosaan dan Pasal 291 ayat (2) KUHPidana karena melakukan perkosaan yang mengakibatkan kematian.

Baca juga:

Diberitakan sebelumnya, Zubaidah, warga Gampong Mesjid Runtoh, Kecamatan Pidie, Pidie, yang ditemukan tak lagi bernyawa pada Senin, 11 Januari 2021, bukanlah satu-satunya korban pemerkosaan dan penganiayaan Armia.

Armia melakukan penganiayaan pada setiap para korban yang ia perkosa. Setelah memperkosa dan menganiaya perempuan berumur 48 tahun, asal Padang Tiji, pada Desember 2020, ia merampas uang RI senilai Rp 2 juta. Armia juga menjadi pelaku percobaan pemerkosaan terhadap perempuan berumur 38 tahun asal Pante Teungoh, Kecamatan Kota Sigli, pada 30 Desember 2020. []

Loading...