Kursi pada sebuah Rumah Panggung di Ulee Gle dan Rutan Sigli

·
Kursi pada sebuah Rumah Panggung di Ulee Gle dan Rutan Sigli
Said Mulyadi saat berbincang dengan salah seorang petugas Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Sigli. (sinarpidie.co/Firdaus).

sinarpidie.co—Jumat dua pekan lalu, sebuah rumah panggung  di Ule Glee, Kecamatan Bandar Dua, Pidie Jaya, tampak penuh dengan kursi. Sejumlah orang keluar-masuk dari halaman rumah tersebut. Di teras, kursi-kursi juga berjajar.

Rumah panggung itu adalah kediaman Said Mulyadi, Wakil Bupati Pidie Jaya non-aktif.

Beberapa saat sebelum waktu salat Jumat tiba, ia tampak masih sibuk. Dengan pembawaannya yang tenang, kala itu, ia menyambut sejumlah tamu di rumahnya tersebut.

“Masuk dulu,” kata dia setelah menyalami satu per satu tamu-tamu tersebut, “makan dulu, sudah sampai ke sini. Apa adanya ya…”

Tamu-tamu tersebut meraih piring pada meja makan. Di ruang sebelah, di dapur, sejumlah perempuan paruh baya tengah sibuk dengan pekerjaan mereka.

Said Mulyadi di Kediamannya di Ule Glee, Kecamatan Bandar Dua, Pidie Jaya. (sinarpidie.co/Firdaus).

Seorang perempuan keluar dan menghampiri pria yang akrab disapa Waled itu. Ia menyalami Said Mulyadi.

“Saya yang dulu masak di Pendopo,” kata perempuan tersebut.

Sementara Said Mulyadi mengobrol dengan perempuan tersebut, tamu-tamunya telah menaruh lauk ke dalam nasi mereka dan duduk di sebuah meja bundar di teras rumah panggung berwarna putih itu.

Said Mulyadi menyusul ke teras. Dalam bincang-bincang ringan tersebut, acap kali telepon genggamnya berdering.

Beberapa saat kemudian dia berkata, “Besok, saya ke Rutan Benteng Sigli.”

***

200-an warga binaan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Sigli, Pidie, duduk bersila di dalam musala di sana. Kepala Rutan Kelas II B Sigli Marthrios membuka pertemuan tersebut lalu mempersilakan Waled bicara di hadapan warga binaan tersebut.

Waled bicara dengan para warga binaan tersebut tanpa jarak, tanpa dinding pemisah, dan tanpa sekat pembatas. Juga tak ada pengawal khusus.

“155 warga Pidie Jaya ada di sini.  Saudara-saudara saya semua. Saat ini, kita telah mewacanakan untuk membangun Rutan di Pidie Jaya. Sebab hal itu merupakan salah satu kewajiban pemerintah untuk menyediakan pelayanan bagi rakyatnya,” kata dia.

Said Mulyadi berbincang dengan warga binaan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Sigli. (sinarpidie.co/Firdaus).

Dia juga berpesan kepada seluruh warga binaan di sana untuk tabah dan menjalani seluruh masa tahanan sesuai ketetapan pengadilan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Baca juga:

“Semoga saudara-saudara sekalian dapat segera kembali ke rumah masing-masing dan bisa berkumpul lagi dengan keluarga,” kata dia.

Pertemuan pagi itu ditutup dengan doa yang khidmat. []

Loading...