Banner Stunting

KONI Aceh Serahkan Bonus untuk Atlet Berprestasi

·
KONI Aceh Serahkan Bonus untuk Atlet Berprestasi
Ketua Umum KONI Aceh H Muzakir Manaf menyerahkan bonus berupa uang tunai kepada para atlet dan pelatih peraih medali di ajang Prakualifikasi Pekan Olahraga Nasional (Pra-PON), Pekan olahraga wilayah (Porwil) dan SEA Games 2019 di GOR KONI Aceh, di Banda Aceh, Selasa, 12 Mei 2019. Foto Ist.

sinarpidie.co - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh menyerahkan bonus berupa uang tunai kepada para atlet dan pelatih peraih medali di ajang Prakualifikasi Pekan Olahraga Nasional (Pra-PON), Pekan olahraga wilayah (Porwil) dan SEA Games 2019 di GOR KONI Aceh, di Banda Aceh, Selasa, 12 Mei 2019.

Bonus tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Umum KONI Aceh Muzakir Manaf, Ketua Harian Kamaruddin Abu Bakar, dan para Wakil Ketua KONI Aceh lainnya.

“Sesuai janji yang pernah saya sampaikan sebelumnya, bagi para atlet dan pelatih yang berhasil meraih medali, KONI akan memberikan bonus uang tunai,” kata Mualem—sapaan Muzakir Manaf—sebelum menyerahkan bonus.

Mualem juga menambahkan, KONI Aceh telah mengupayakan semaksimalkan memberikan apresiasi bagi para atlet peraih medali, salah satunya adalah bonus uang tunai. Selain itu, setelah Pra-PON dan Porwil tahun 2019, sejak awal tahun 2020, KONI Aceh telah melaksanakan program pemusatan latihan daerah kepada seluruh atlet yang akan ikut bertanding di PON Papua.

“Sebagaimana kita ketahui bersama, kondisi dunia saat ini sedang dilanda wabah Covid-19 yang telah mempengaruhi semua bidang kehidupan, termasuk di bidang olahraga. Namun, sebagai induk cabang olahraga, KONI Aceh masih tetap dibebankan untuk menjaga dan meningkatkan kemampuan para atlet bahkan dalam kondisi wabah covid 19 seperti sekarang ini,” kata Mualem.

Mualem menjelaskan, dengan segala upaya, KONI Aceh mengupayakan agar Pelatda tahun 2020 tetap dapat dilaksanakan dengan maksimal, sesuai dengan protokol covid 19. Kepada para atlet dan pelatih, Muelam berpesan agar tetap menjaga ritme latihan dengan mengedepankan pencegahan covid 19.

“Saya ucapkan selamat dan terimakasih atas prestasi yang telah diraih. semoga di masa hadapan, olahraga Aceh akan semakin gemilang,” kata Mualem.

Untuk kategori perorangan pada Pra-PON, atlet peraih medali emas mendapat bunos Rp 15 juta, peraih medali perak Rp 10 juta, dan perunggu Rp 7 juta, sedangkan untuk kategori beregu: medali emas Rp 20 juta, medali perak Rp15 juta dan perunggu Rp10 juta.

Lalu, atlet peraih medali emas pada ajang Porwil kategori perorangan mendapatkan bunos Rp12,5 juta, medali perak Rp 8 juta, dan medali perunggu Rp 5 juta. Selanjutnya, peraih medali emas untuk kategori beregu seperti cabang sepakbola memperoleh bunos Rp 50 juta, medali perak Rp.12,5 juta, dan perunggu Rp10 juta.

Sekum KONI Aceh M. Nasir Syamaun MPA menjelaskan, berdasarkan hasil Pra-PON dan Porwil tahun 2019, Koni Aceh berhasil meloloskan 131 atlet dari 25 Cabor. Keseluruhan atlet tersebut masuk dalam program Pelatda KONI Aceh tahun 2020 yang dibagi dalam dua kategori, yaitu kategori pertama 15 Cabor, dan kategori kedua 10 Cabor

“Khusus Cabor yang atletnya lebih dari lima orang pelaksanaanya (Pelatda-red) dapat dilakukan di dua tempat terpisah. Khusus Cabor sepakbola, Pelatda dikoordinasikan dengan Asprov PSSI Aceh agar dalam pelaksanaanya tidak melanggar protokol pencegahan Covid-19,” kata M. Nasir.

Pada ajang SEA Games XXX 2019 Manila, tiga atlet Aceh yang mewakili Indonesia berhasil meraih medali. Mereka adalah Irsalina, atlet Muaythai yang meraih medali perunggu; Surahmat atlet angkat besi yang meraih medali perunggu, dan Ragil atlet soft tenis juga meraih medali perunggu. Lalu, pada ajang Pra-PON 2019, kontingen Aceh berhasi meraih 11 emas, delapan perak, dan 13 perunggu. Sedangkan di ajang Porwil Bengkulu 2019, Aceh meraih 14 emas, 13 perak dan 10 perunggu.[]

Loading...