Ketua DPW PA Pidie: Penanganan Covid-19 Harus Dilakukan secara Terpadu dan Sinergis

·
Ketua DPW PA Pidie: Penanganan Covid-19 Harus Dilakukan secara Terpadu dan Sinergis
Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Aceh Pidie menyerahkan bantuan berupa 17 setel pakaian hazmat, 14 hand sanitizer, 100 masker, dan 10 kotak sarung tangan steril pada RSUD Teungku Chik di Tiro, Rabu, 22 April 2020. (sinarpidie.co/Firdaus).

sinarpidie.co-- Usai menyerahkan bantuan alat pelindung diri atau APD berupa 52 setel pakaian hazmat, 130 hand sanitizer, dan 520 masker pada 26 puskesmas yang ada di Pidie, Selasa, 21 April 2020 kemarin, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Aceh (PA) Pidie juga menyerahkan bantuan serupa pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Teungku Chik di Tiro Sigli dan RSUD Teungku Abdullah Syafi'i Beureunuen, Rabu, 22 April 2020.

APD tersebut diserahkan langsung oleh Ketua DPW PA Pidie Sarjani Abdullah, didampingi Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Pidie Bahtiar Abdullah, Ketua Fraksi PA DPRK Pidie Anwar Sastra Putra, anggota DPRA dari Partai Aceh Anwar Husen SPdI MAP, dan sejumlah pengurus DPW PA Pidie lainnya.

Pimpinan dan jajaran DPW PA Pidie ini disambut Direktur RSUD Teungku Chik di Tiro dr Muhammad Yassir Sp An beserta jajaran.

Ketua DPW PA Pidie Sarjani Abdullah mengatakan pengurus, anggota, dan kader DPW PA Pidie akan mengambil peran dalam pencegahan dan penanganan Covid-19 di Pidie. "Kita siap membantu dalam bentuk tenaga dan pikiran. Kita semua harus mengambil peran dalam pencegahan Covid-19 karena persiapan-persiapan dalam penanganan Covid-19 harus dilakukan secara terpadu dan sinergis," kata Sarjani Abdullah.

Baca juga:

Kata Sarjani lagi, pelacakan kontak pasien terkonfirmasi positif Covid-19 untuk pencegahan penyebaran Covid-19 merupakan salah satu hal prioritas untuk dilakukan dengan cepat. "Namun demikian, stigma negatif atau sanksi sosial bagi yang positif pun jangan sampai terjadi. Pelacakan kontak semata-mata untuk menjaga dan meminimalisir penyebaran virus," ungkap Sarjani. "Keterbukaan dan transparansi informasi terkait penanganan pasien Covid-19 merupakan hal yang penting sehingga tes dan isolasi diri pun bisa sesegera mungkin dilakukan. Keterbukaan dari mereka yang pernah kontak dengan pasien yang positif pun sangat penting. Jadi mereka mau secara sukarela memeriksakan diri."

Direktur RSUD Teungku Chik di Tiro Sigli dr Muhammad Yassir Sp An berterima kasih atas bantuan APD tersebut. Kata dia, stok pakaian hazmat di RSUD Teungku Chik di Tiro Sigli sekira 40-an unit. "Kendati demikian, karena kelangkaan APD ini tidak hanya terjadi di tingkat nasional tapi juga langka secara global, kita maksimalkan semua sumber daya yang ada. Ada skala prioritas pemakaian APD lengkap, seperti tim dokter dan tenaga medis yang berhadapan langsung dengan OTG, ODP, PDP dan PDP yang positif," kata dr Muhammad Yassir Sp An.

Anggota DPRA dari Partai Aceh Anwar Husen SPdI MAP mengatakan tempat karantina komunal bagi warga yang baru pulang ke Pidie dari luar Aceh sangat mendesak untuk direalisasikan. "Mengingat tren kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Aceh sejauh ini dibawa dari daerah transmisi," kata dia.

Dalam kesempatan tersebut DPW PA Pidie menyerahkan bantuan 17 setel pakaian hazmat, 14 hand sanitizer, 100 masker, dan 10 kotak sarung tangan steril pada RSUD Teungku Chik di Tiro. Usai menyerahkan bantuan APD tersebut, rombongan menyerahkan bantuan 10 setel pakaian hazmat, 15 hand sanitizer, 100 masker, dan 6 kotak sarung tangan steril ke RSUD Teungku Abdullah Syafi'i Beureunuen.[]

Loading...