Ketua DPRK Tinjau Jembatan Jumphoih Adan yang Mangkrak

·
Ketua DPRK Tinjau Jembatan Jumphoih Adan yang Mangkrak
Ketua DPRK Pidie, Mahfuddin Ismail, didampingi anggota DPRK Pidie, Ibrahim CIA, dan Ketua KPA Wilayah Pidie Bahtiar Abdullah, meninjau Jembatan Jumphoih Adan, Kecamatan Mutiara Timur, Selasa, 2 Maret 2021.

sinarpidie.co - Ketua DPRK Pidie, Mahfuddin Ismail, didampingi anggota DPRK Pidie, Ibrahim CIA, dan Ketua KPA Wilayah Pidie Bahtiar Abdullah, meninjau Jembatan Jumphoih Adan, Kecamatan Mutiara Timur, Selasa, 2 Maret 2021. Abutment jembatan yang dibangun lima tahun lalu ini telah tertutupi semak belukar.

“Sebenarnya di APBK Pidie tahun 2020, saya sudah berupaya agar anggaran dialokasikan untuk pembangunan jembatan tersebut yang bersumber DOKA Pidie sejumlah Rp 7 miliar. Dan ini termasuk proyek yang paling tinggi pagunya di tahun 2020 lalu, tapi karena pandemi Covid 19, akhirnya terjadi refoussing anggaran besar-besaran,” kata Mahfuddin Ismail, Selasa, 2 Maret 2021.

Dengan pendapatan Kabupaten Pidie yang kecil apabila dibandingkan dengan pendapatan rata-rata 23 kabupaten atau kota di Aceh, penggunaan anggaran untuk pembangunan-pembangunan fasilitas umum yang mendesak kadang juga tak tertangani dengan baik.

"Kami berharap masyarakat Kecamatan Mutiara Timur dan Mutiara bersabar. Mengingat program ini super prioritas di Pidie. Untuk perencanaan anggaran di tahun 2022 ke depan saya sudah menyurati dan mengingatkan kembali Bupati Pidie agar semua program prioritas yang sudah teralokasikan dalam APBK Pidie tahun 2020 tapi terpotong untuk penanganan pandemi Covid-19, wajib diprioritaskan kembali di tahun 2022. Secara pribadi saya juga sudah sampaikan kepada Kepala Bappeda Pidie bahwa program ini harus terakomodir di tahun 2022, apakah nantinya melalui dana yang sumber DOKA atau sumber lainnya, karena memang jembatan ini harus dilanjutkan hingga rampung,” kata Mahfud.

Jika pembangunan jembatan ini tidak dilanjutkan, abutment yang telah dibangun lima tahun lalu akan rusak. “Yang paling penting sebenarnya adalah mempercepat aktivitas transportasi masyarakat, khususnya di dua kecamatan, yaitu Mutiara Timur dan  Mutiara,” sebutnya. []

Loading...