Kerupuk Kulit di Gampong Sentosa Meunasah Blang

·
Kerupuk Kulit di Gampong Sentosa Meunasah Blang
Seorang pekerja pada UD Bina Usaha sedang menjemur kulit-kulit kerbau yang menjadi bahan baku kerupuk kulit. (sinarpidie.co/Diky Zulkarnen).

sinarpidie.co--Fatimah, 40 tahun, warga Gampong Sentosa Meunasah Blang, Kecamatan Mutiara, Pidie sedang mengawasi jemuran kulit kerbau yang tergelar selebar satu kali karung beras di halaman rumahnya.

Industri rumah tangga kerupuk kulit kerbau sudah puluhan tahun digeluti oleh beberapa warga di Gampong Sentosa Meunasah Blang, termasuk Fatimah dan keluarganya.

“Usaha tersebut merupakan usaha turun-temurun dari orang tua kami dulu. Ayah saya dulunya tukang potong kerbau. Ayah selalu bawa pulang kulit kerbau ke rumah. Sejak saat itulah saya belajar membuat kerupuk kulit bersama ibu di rumah,” ungkapnya pada sinarpidie.co, Minggu, 24 Juni 2018.

Kulit kerbau basah ia beli seharga Rp 23 ribu sampai 24 ribu per kilogram. 

"Biasanya kulit kerbau kami beli dari Meulaboh dan Bireun.  Kulit kerbau kering dan sudah diberi garam lebih mahal lagi harganya," ungkap Fatimah. “Kalau dihitung-hitung dalam 4 kg kulit kerbau, setelah diproses, dapat menghasilkan 1 kg produk kerupuk kulit mentah.”

Pengusaha kerupuk kulit lainnya Zamzami, 31 tahun, menjelaskan tentang proses pembuatan kerupuk kulit.

Kata dia, kulit kerbau basah terlebih dahulu dibersihkan. Kemudian diberi garam dan dijemur selama lima hingga enam hari. Setelah itu, kulit tersebut direndam selama dua malam.

Baca juga:

“Lalu dibakar dan dibersihkan lagi. Setelah itu dipotong-potong seukuran jari dan dijemur satu hari lagi, baru kemudian dikemas. Kulit mentah harga per kg bisa mencapai Rp 90 ribu sampai Rp 100 ribu. Kalau kerupuk kulit yang sudah dikemas dan siap makan biasanya Rp 130 ribu kita jual," kata Zamzami.

Dalam menjalankan usaha tersebut Zamzami dibantu tujuh pekerja yang sehari-harinya mampu memproduksi sebanyak 100 kg kerupuk kulit mentah.

“Bahan baku kulitnya saya beli di Pidie, Meulaboh, Simeulue dan Idi. Biasanya dalam sehari dapat kulit kerbau basah sekitar 150 - 200 kg. Kulit basah harganya Rp 23 ribu, kalau sudah diberi garam Rp 29 ribu, dan kulit kering Rp 40 ribu per kg," kata dia.

Di bawah UD Bina Usaha, Zamzami menjual kerupuk kulit ke Beuruenuen, Banda Aceh dan Lhokseumawe.  []

Loading...