Bola

Kepergian Emiliano Sala

·
Kepergian Emiliano Sala
Emiliano Sala. Sumber foto: wesportfr.com

sinarpidie.co--Dua hari yang lalu, setelah meresmikan kepidahannya ke Cardiff City, Emiliano Sala meminta izin untuk kembali ke klub lamanya, FC Nantes. Sala ingin berpamitan pada manajemen dan rekan-rekan timnya.

Sebelum ia meninggalkan klub tersebut, dirinya sempat memposting kebersamaan terakhirnya bersama rekan-rekannya di instagram pribadinya, @emilianosala9.

Dalam postingan terakhir itu, Sala menulis: untuk yang terakhir.

Ia juga membubuhkan emotikon lambaian tangan dengan menautkan nama instagram FC Nantes, @FCNantes.

Sala melakukan penerbangan dengan menumpangi pesawat ringan (light aircraft) jenis PA-46 Malibu bersama seorang pilot untuk terbang dari Prancis ke Wales, Senin 21, Januari 2019.

Namun, pesawat yang ditumpangi tersebut hilang kontak di Selat Inggris.

Sebenarnya, waktu tempuh dari Nantes, Prancis, menuju Cardiff, Wales hanya sekira satu jam dua puluh menit.

Keterangan dari kepolisian Guernsey mengatakan, pesawat yang ditumpangi Sala hilang dari radar ketika diminta turun dari ketinggian 5000 kaki ke 2300 kaki.

Pesawat bermesin turbin tunggal itu hanya membawa dua orang penumpang, yakni Sala dan sang pilot.

"Kami tidak menemukan tanda-tanda mereka (Emiliano Sala dan pilot) dari atas kapal. Jika mereka mendarat di air, kemungkinan bertahan hidup pada tahap ini amat tipis," begitu pernyataan resmi Kepolisian Guernsey, yang dikutip dari bola.com.

Dilansir dari goal.com yang mengutip harian Argentina Ole, Sala sempat mengirim pesan suara kepada rekan-rekannya lewat WhatsApp beberapa saat sebelum pesawat tersebut hilang.

“Halo, saudara-saudaraku, bagaimana kabar kalian orang-orang gila? Saudaraku, saya sangat lelah. Saya di sini di Nantes melakukan banyak hal dan itu tidak pernah berhenti,” kata Sala di rekaman suara pertama.

“Saya di sini di pesawat yang tampaknya akan jatuh, dan saya sedang dalam perjalanan menuju Cardiff. Gila, besok kami sudah memulai segalanya, dan pada petang kami sudah mulai latihan, bersama rekan-rekan di tim baru saya.”

Pesan berikutnya yang dikirimkan berbunyi: “Bagaimana kabar kalian, semuanya bagus? Jika kalian tidak mendengar kabar lainnya dalam satu setengah jam, saya tidak tahu apakah mereka harus mengirimkan seseorang untuk mencari saya… saya ketakutan!”

Selasa, 22 Januari 2019, Direktur Eksekutif & CEO Cardiff City Ken Choo, memberi tanggapan terkait hilangnya kontak pesawat yang ditumpangi Sala.

Melalui laman resmi klub, cardiffcityfc.co.uk, Choo mengatakan, bahwa mereka sangat terkejut mendengar kabar tersebut.

Ia juga berharap tidak ada hal yang buruk yang menimpa rekrutan baru mereka itu.

"Kami sangat terkejut mendengar berita bahwa pesawat itu hilang. Kami mengharapkan Emiliano tiba semalam ke Cardiff dan hari ini akan menjadi hari pertamanya bersama tim," ungkapnya.

Ia juga mengatakan bahwa pemilik klub, Tan Sri Vincent Tan, merasa sangat terpukul atas kejadian yang menimpa Sala.

"Pemilik kami, Tan Sri Vincent Tan, dan ketua, Mehmet Dalman, semua sangat tertekan dengan situasi ini. Kami membuat keputusan pagi ini untuk membatalkan pelatihan dengan doa seluruh skuad, staf manajemen, dan seluruh klub bersama Emiliano dan pilot," lanjutnya. "Kami semua di Cardiff City FC ingin mengucapkan terima kasih kepada para penggemar kami dan seluruh keluarga sepakbola atas dukungan mereka pada saat yang sulit ini. Kami terus berdoa untuk berita positif."

Sebelumnya, Sala telah resmi menjadi rekrutan terbaru The Bluebirds, julukan Cardiff dengan mahar 15 juta pound sterling atau sekitar Rp 275,95 miliar, pada 19 Januari 2019.

Sala direkrut oleh Cardiff berkat catatan apiknya bersama Nantes dengan sukses membukukan 13 gol sepanjang musim panas lalu.[]

Loading...