Kembali Beraksi, Residivis Pencurian HP Ditangkap Polisi

·
Kembali Beraksi, Residivis Pencurian HP Ditangkap Polisi
Kapolres Pidie AKBP Zulhir Destrian SIK MH, didampingi Kasatreskrim Polres Pidie, Iptu Ferdian Chandra SSos MH, dalam konferensi pers di Mapolres Pidie, Kamis, 26 November 2020.

sinarpidie.co  - Residivis kasus pencurian, Fakrullazi, 33 tahun, warga Gampong Paloh Tinggi, Kecamatan Mutiara Timur, dibekuk polisi di kediamannya di Gampong Paloh Tinggi, Selasa, 24 November 2020.

Kapolres Pidie, AKBP Zulhir Destrian SIK MH, mengatakan Fakrulrazi ditangkap personel unit gabungan Opsnal Sat Reskrim dan Sat Intelkam Polres Pidie.

"Setelah keberadaan pelaku diketahui, tim langsung melakukan penindakan berupa penangkapan pelaku di kediamannya dan juga melakukan pengeledahan serta mendapatkan barang bukti hasil curian,” kata AKBP Zulhir Destrian SIK MH, didampingi Kasatreskrim Polres Pidie, Iptu Ferdian Chandra SSos MH, dalam konferensi pers di Mapolres Pidie, Kamis, 26 November 2020.

Fakrullazi, yang  bebas dari Rutan Kelas 2 B Jantho pada akhir September 2020 karena terjerat kasus pencurian di salah satu toko ponsel di Banda Aceh, kali ini ditangkap karena melakukan pencurian di sebuah toko Ponsel di Gampong Mesjid Runtoh, Kecamatan Pidie, pada Sabtu, 14 November 2020 pagi.

Adapun barang bukti yang diamankan adalah 12 unit handphone berbagai tipe dan merek, 267 lembar kartu voucher berbagai layanan internet,  47 lembar kartu perdana berbagai layanan, dan uang tunai Rp 222 ribu terdiri dari beberapa pecahan.

Selain itu, polisi turut mengamankan satu unit sepeda motor RX king Nopol BK 5618 RO  beserta STNK milik tersangka, satu tembilang milik tersangka, dua gembok besi, satu buku catatan penjualan HP, satu buku tabungan, kartu ATM serta uang tunai Rp 510 ribu, dan jas hujan.

Fakrullazi dijerat pasal 363 ayat (1) ke-50 jo pasal 486 KUHPidana dengan ancaman hukuman paling lama tujuh tahun penjara ditambah sepertiga dari ancaman hukuman. []

Loading...