Kejari Pijay Limpahkan Berkas Perkara Tahap II Kasus Korupsi Jembatan Pangwa

·
Kejari Pijay Limpahkan Berkas Perkara Tahap II Kasus Korupsi Jembatan Pangwa
Penyerahan tersangka dan barang bukti, dari Jaksa Penyidik Kejari Pidie Jaya ke JPU Kejari Pidie Jaya, dilakukan di Rutan Kelas IIB Banda Aceh, Rabu, 2 Juni 2021 kemarin.

sinarpidie.co - Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Kejaksaan Negeri (Kejari) Pidie Jaya telah menerima tersangka dan barang bukti tahap II dari penyidik kejaksaan negeri kabupaten setempat atas perkara tindak pidana korupsi pembangunan Jembatan Pangwa, Rabu, 2 Juni 2021 kemarin.

Keempat tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam pembangunan jembatan dengan nilai kontrak sebesar Rp 11.217.385.000 pada tahun anggaran 2017 itu adalah Mahlizar, Ahmad Zakiani Hasan, Murtdha, dan T Raja Alkausar.

”Mereka melanggar Pasal 2 Ayat (1) Jo Pasal 3 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU nomor 31 tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, dengan nilai kerugian negara Rp 417.272.741,” kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pidie Jaya, Mukhzan SH MH, melalui Kasi Pidsus Kejari Pidie Jaya, Andri Herdiansyah SH MH, Jumat, 4 Juni 2021.

Penyerahan tersangka dan barang bukti, dari Jaksa Penyidik Kejari Pidie Jaya ke JPU Kejari Pidie Jaya, dilakukan di Rutan Kelas IIB Banda Aceh. “Tiga tersangka selanjutnya dilakukan penahanan untuk 20 hari kedepan di Rutan kelas II Banda Aceh. Sementara, satu tersangka lainnya, Mahlizar, tidak dilakukan penahanan karena yang bersangkutan dalam kondisi sakit pasca-operasi gendang telinga dan masih tahap kontrol ulang sebagai mana surat keterangan dari dokter,” kata Andri Herdiansyah SH MH. []

Loading...