Kejari Pidie Musnahkan Pistol Narapidana Narkoba

·
Kejari Pidie Musnahkan Pistol Narapidana Narkoba
Satu senjata api laras pendek Colt buatan Amerika yang disita dari salah seorang narapidana dalam kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika, Yusrizal atau Sitong, dimusnahkan di halaman belakang Kantor Kejaksaan Negeri Pidie dengan cara dipotong dengan mesin gerinda, Kamis, 19 November 2020. (sinarpidie.co/ Diky Zulkarnen).

sinarpidie.co - Satu senjata api laras pendek Colt buatan Amerika yang disita dari salah seorang narapidana dalam kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika, Yusrizal atau Sitong, dimusnahkan di halaman belakang Kantor Kejaksaan Negeri Pidie dengan cara dipotong dengan mesin gerinda, Kamis, 19 November 2020.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Pidie, Gembong Priyanto SH MHum, melalui Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejari Pidie, Dahnir SH, mengatakan, selain memusnahkan satu pucuk pistol Colt, pihaknya juga memusnahkan barang bukti 95,45 gram sabu-sabu dan 1.070 gram ganja dari perkara yang telah memiliki kekuatan hukum tetap.

“Barang bukti sabu 95,45 gram berasal dari 69 perkara dengan jumlah terpidana 69 orang. Sementara, barang bukti ganja 1.070 gram berasal dari 12 perkara dengan jumlah terpidana 12 orang, yang diproses pada Juni hingga Oktober 2020,” kata Dahnir SH, Kamis 19 November 2020.

Dahnir juga menyebutkan, pihaknya saat ini sedang memproses 30 kasus narkoba yang masih sedang bergulir di Pengadilan Negeri Sigli atau belum berkekuatan hukum tetap. “30 perkara itu merupakan perkara yang masuk selama bulan November 2020,” sebutnya.

Pemusnahan barang bukti ini juga turut dihadiri unsur dari Polres Pidie, Dinas Kesehatan Pidie, BNNK Pidie, dan hakim pada Pengadilan Negeri Sigli.

33,25 gram sabu Mukhtar

Barang bukti kasus narkoba juga dimusnahkan di halaman Kantor Cabang Kejaksaan Negeri Kota Bakti. Kepala Kacabjari Kota Bakti, Muhammad Khadafi, mengatakan barang bukti yang dimusnahkan 80,77 gram sabu-sabu, 30,89 gram ganja, 40 batang pohon ganja setinggi tiga meter, dan belasan unit handphone yang berasal dari 32 perkara yang telah memiliki kekuatan hukum. “Barang bukti narkotika jenis sabu paling banyak disita dari perkara Mukhtar, yakni seberat 33,25 gram. Dia telah divonis pidana oleh Pengadilan Negeri Sigli selama 11 tahun penjara,” kata Muhammad Khadafi, Kamis 19 November 2020. []

Loading...