Kebijakan Sekolah yang tak Izinkan Siswa Beli Jajanan pada Pedagang Asongan Dikeluhkan

·
Kebijakan Sekolah yang tak Izinkan Siswa Beli Jajanan pada Pedagang Asongan Dikeluhkan
Puluhan pedagang jajanan keliling atau asongan memarkirkan gerobak dagangan mereka di halaman kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie Jaya Senin, 24 Februari 2019. (sinarpidie.co/ M Rizal).

sinarpidie.co -- Puluhan pedagang jajanan keliling atau asongan memarkirkan gerobak dagangan mereka di halaman kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie Jaya Senin, 24 Februari 2019. Para pedagang tersebut mengeluhkan kebijakan Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) di Pidie Jaya yang melarang para siswa untuk membeli jajanan pada para pedagang tersebut.

Salah seorang pedagang keliling, Fauzi Abdullah, mengatakan meski pihak sekolah tidak secara langsung melarang pedagang jajanan keliling berjualan di sekitar sekolah, tetapi pihak sekolah melarang para siswa  untuk membeli jajanan di luar pagar sekolah. "Jika ada siswa yang membeli jajan pada kami, si siswa akan diberi sanksi oleh pihak sekolah," kata Fauzi.

Hal yang sama disampaikan Darna."Sumber penghasilan saya hanya dengan menjual gorengan di dekat sekolah, tapi sekarang  dilarang beli jajan pada kami," ujarnya. "Jika ada siswa yang membeli jajanan pada kami maka siswa tersebut mendapat hukuman, disuruh bersihkan bak air di WC dan disuruh menyapu."

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Pidie Jaya Saiful MPd menegaskan pihaknya tidak membenarkan adanya pemberlakukan sanksi bagi siswa SD di Pidie Jaya yang membeli jajanan di luar sekolah atau pada penjual keliling. 

"Kalaupun ada sanksi, tapi tidak sampai sanksi seperti membersihkan bak air dan WC, itu sudah sanksi tidak mendidik, dan sanksi seperti itu  dapat merusak mental murid," katanya, Senin, 24 Februari 2020.

Lebih lanjut, kata Saiful, pihaknya sudah bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Pidie Jaya dalam penyelenggaraan kantin sehat di setiap sekolah. "Selama ini kan sama-sama kita tahu penyumbang terbesar angka stunting kan dari makanan tidak sehat," ujarnya lagi. "Kita tidak hanya bicara soal pendidikan saja, tapi juga kesehatan.  Kami berharap pihak-pihak terkait ikut mengontrol atau menguji jajanan bagi para murid sekolah di Pidie Jaya.”

Anggota DPRK Pidie Jaya Mahlil, yang menerima perwakikan para penjual jajanan keliling di halaman gedung DPRK Pidie Jaya, mengatakan pihaknya akan memanggil instansi-instansi terkait untuk mencari jalan keluar guna merespon permasalahan tersebut.

"Hari ini tidak ada pimpinan dewan di kantor. Kita akan agendakan kembali pertemuan ini dengan pihak-pihak terkait, seperti dinas pendidikan, pihak sekolah, dan juga pada pedagang keliling ini," kata Mahlil, politisi PAN. []

Loading...