Kasubbag Hukum dan Humas RSUD Teungku Chik di Tiro Sigli Gelapkan Aset Distanpang Pidie

·
Kasubbag Hukum dan Humas RSUD Teungku Chik di Tiro Sigli Gelapkan Aset Distanpang Pidie
Usman Z (paling kanan) saat dilantik Bupati Pidie Roni Ahmad sebagai Kepala Sub Bagian Hukum dan Humas pada RSUD Teungku Chik di Tiro Sigli, Rabu, 16 Oktober 2019 lalu. Dok. sinarpidie.co.

sinarpidie.co — Usman Z, Kepala Sub Bagian Hukum dan Humas pada RSUD Teungku Chik di Tiro Sigli, belum mengembalikan satu unit sepada motor Yamaha RX King dengan Nomor Polisi B 6204 SQC yang tercatat sebagai aset di mana Dinas Pertanian dan Pangan Pidie bertindak sebagai pengguna barang milik daerah atau BMD.

“Dia (Usman Z-red) satu-satunya PNS di Lingkungan Pemkab Pidie yang belum mengembalikan aset sepeda motor tersebut,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpang) Pidie Ir Sofyan Ahmad, melalui Sekretaris Distanpang Pidie, Hasballah SP MM, Selasa, 10 November 2020 di Kota Sigli.

Hasballah menjelaskan, dari 24 unit sepeda motor Distanpang Pidie yang semula dikuasai oleh pihak lain, sembilan unit di antaranya telah dikembalikan. “15 unit belum. 14 unit di antaranya dikuasai pegawai eks-Dinas Kehutanan Pidie,” sebutnya. “Seperti yang saya sebutkan tadi, PNS Pemkab Pidie yang belum mengembalikan sepeda motor Distanpang Pidie hanya Usman Z. Lainnya PNS Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Aceh. Tahun perolehan sepeda motor pada Usman Z tahun 2006. Sepeda motor itu telah dikuasai olehnya sejak ia masih bekerja pada Badan Penyuluh Pertanian Ketahanan Pangan Pidie.”

Kata dia, sejak pada 2017, Distanpang Pidie telah menyurati Usman Z dan 14 PNS pada DLHK Aceh untuk mengembalikan sepeda motor yang mereka kuasai. “Distanpang menyurati mereka tiga kali. Lalu, karena tidak direspon, kami melaporkan hal itu pada bupati. Oleh Sekda, mereka juga disurati tiga kali. Karena mereka belum mengembalikan aset tersebut, persoalan tersebut kemudian dipegang oleh Tim Penyelesaian Aset Daerah yang terdiri dari Inspektorat Pidie dan Kejaksaan Negeri Pidie,” katanya.

Adapun sepeda motor yang masih dikuasai oleh eks-PNS Dinas Kehutanan Pidie—sepeda motor Polhut--yang kini sudah tercatat sebagai PNS pada DLHK Aceh, kata Hasballah, merupakan sepada motor trail dengan merek Kawasaki KLX, Yamaha/1FD, dan Honda Verza. “Saat kewenangan kehutanan tak lagi berada di kabupaten dan dialihkan ke provinsi pada 2017 lalu, PNS DLHK bersikukuh bahwa sepeda motor yang mereka kuasai adalah milik DLHK karena dibeli dengan DAK Kehutanan. Padahal, DAK tersebut saat itu ditransfer pada Pemkab Pidie sehingga sepeda-sepeda motor tersebut tercatat dalam neraca aset Pemkab Pidie,” tuturnya.

Hingga berita ini diturunkan, sinarpidie.co belum memperoleh konfirmasi dari Usman Z. Ia tak menjawab panggilan via telepon selular. “Tak ada Pak Usman di kantor. Mungkin di lapangan,” kata salah seorang pegawai di RSUD Teungku Chik di Tiro Sigli, Selasa, 10 November 2020. “Sepeda motor RX King yang dia kendarai biasanya parkir di dekat loket tiket parkir. RX King bergaris merah.” []

Loading...