Kadis KLHK Aceh: Sebagian Bendungan Rukoh Masuk Hutan Produksi

·
Kadis KLHK Aceh: Sebagian Bendungan Rukoh Masuk Hutan Produksi
Bendungan Rukoh, Pidie. (sinarpidie.co/Firdaus).

sinarpidie.co-- Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLHK) Aceh, Ir Sahrial, mengatakan sebagian lahan Bendungan Rukoh, Pidie, masuk ke dalam kawasan hutan produksi.

"IPPKH-nya dimohonkan ke Menlhk. Pihak Balai Wilayah Sungai Sumatera 1 berdasarkan informasi yang kami peroleh lagi proses tata batas dengan supervisi dari BPKH Banda Aceh," kata Ir Sahrial pada sinarpidie.co, Kamis, 15 Agustus 2019.

Diberitakan sebelumnya, 345,08 hektare dari total 858 hektare lahan yang akan digunakan untuk pembangunan Bendungan Rukoh, Pidie, masuk ke dalam kawasan Hutan Produksi (HP).

“Dan kita sudah mengantongi izin pinjam pakai kawasan hutan (IPPKH-red) dari Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup,” kata PPK Perencanaan Bendungan pada Balai Wilayah Sungai Sumatera 1, Nizamuddin, pada sinarpidie.co, Rabu, 14 Agustus 2019.

Baca juga:

Kebutuhan pengadaan tanah pembangunan Bendungan Rukoh seluas 858 hektare. Tahun ini ditargetkan dilakukan pembebasan lahan seluas 787,12 hektare dan yang sudah dilakukan pembebasan sejak tahun 2015 seluas 71,73 hektare.

Bendungan Rukoh ini ditargetkan akan beroperasi pada 2023. Bendungan ini diproyeksikan dapat mengairi sawah seluas 18.280 hektare. []

Komentar

Loading...