Kabid Aset Daerah Pemkab Pijay Jual Besi Tua Bekas Bangunan

·
Kabid Aset Daerah Pemkab Pijay Jual Besi Tua Bekas Bangunan
Besi-besi tua yang teronggok di Gudang Badan Pengelolaan Keuangan Kabupaten (BPKK) Pidie Jaya. (sinarpidie.co/M Rizal).

sinarpidie.co - Besi bekas sejumlah bangunan lama di atas bangunan yang baru di Pidie Jaya—baik jembatan, gedung kantor, gedung bekas gempa 2016 lalu— dijual tanpa melalui mekanisme penghapusan aset.

Bustamian SE, Kepala Bidang Aset Daerah pada Badan Pengelolaan Keuangan Kabupaten (BPKK) Pidie Jaya pada sinarpidie.co Selasa, 29 September 2020, membenarkan bahwa dirinya sudah menjual besi bekas sebanyak enam dum truck meski hal itu tak sesuai dengan Peraturan Pemerintah nomor 28 tahun 2020 tentang Perubahan Atas PP 27 tahun 2014 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah, Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 19 tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah, dan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia nomor 50/PMK.06/2014 tentang Tata Cara Pelaksanaan Penghapusan Barang Milik Negara.

“Saya bisa mempertanggungjawabkan ini semua baik kepada pimpinan maupun kepada publik,” katanya di Meureudu.

Ia mendaku, hasil penjualan besi tersebut hanya bernilai Rp 8 juta hingga Rp 10 juta tanpa bisa menunjukkan rincian yang jelas. "Hasil penjualan tersebut saya gunakan untuk membeli peralatan perbengkelan dan peralatan las untuk workshop," ujarnya. "Penjualan itu belum kita beritahukan kepada Kepala BPKK. Juga tidak ada surat dari bupati. Ini murni inisiatif saya untuk membeli peralatan bengkel las, dan ini saya lakukan karena kepentingan mendesak, sebab ada pihak-pihak yang mengambil besi-besi tersebut untuk dijual. Tidak saya ambil untuk kepentingan pribadi.”

M Yusuf SE, Sekretraris BPKK Pidie Jaya, mengaku dirinya tidak mengetahui hal tersebut. Bahkan seingatnya tidak ada surat pelelangan yang ia paraf untuk menghapus aset tersebut. “Saya tidak tahu tentang hal itu,” katanya, Selasa, 29 September 2020 di Meureudu. []

Loading...