Jelang Pergantian Tahun, Harga Kebutuhan Pokok di Pidie Cenderung Stabil

·
Jelang Pergantian Tahun, Harga Kebutuhan Pokok di Pidie Cenderung Stabil
Salah seorang pedagang kelontong di Pasar Keuramat Dalam, Kota Sigli, Asri, 32 tahun, warga Gampong Jawa Teubeng, Kecamatan Pidie. (sinarpidie.co/Candra Saymima).

sinarpidie.co - Harga kebutuhan pokok di Pidie menjelang pergantian tahun cenderung stabil. Namun, harga sejumlah kebutuhan pokok, seperti telur, minyak goreng, dan daging ayam, masih melonjak daripada harga normal.

Salah seorang pedagang kelontong di Pasar Keuramat Dalam, Kota Sigli, Asri, 32 tahun, warga Gampong Jawa Teubeng, Kecamatan Pidie, mengatakan kacang kedelai juga mengalami kekosongan stok selama dua minggu terakhir.

"Harga beras masih stabil Rp 135 ribu per sak 15 kilogram. Harga gula pasir juga stabil Rp 13 ribu  per kilogram. Hanya minyak goreng yang naik Rp 1000 menjadi Rp 13 ribu per kilogram,” katanya.

Sementara itu, harga telur ayam yang sempat melambung tinggi beberapa dalam sebulan yang lalu kini mulai turun. Sebulan yang lalu, harga telur di tingkat grosir ialah Rp 48 ribu per lemping.

Faisal, pedagang telur di Kota Sigli, mengatakan saat ini harga telur di tingkat grosir ialah Rp 44 ribu per lemping, di mana satu lemping terdiri dari 30 butir telur. "Kalau eceran Rp 50 ribu per lemping. Harga normal eceran hanya Rp 42 ribu per lemping," sebutnya.

Lonjakan harga telur, menurut Faisal, merupakan hal yang wajar saat memasuki pergantian tahun. "Tahun lalu juga naik, tapi tidak separah tahun ini. Kendati demikian, sekarang sudah mulai turun perlahan," sebutnya.

Pantauan sinarpidie.co, Rabu 23 Desember 2020, harga kebutuhan pokok lainnya, seperti daging sapi masih normal di angka Rp150 ribu per kilogram. Harga daging ayam, yang melonjak semenjak memasuki bulan maulid, masih bertahan Rp 24 ribu per kilogram, di mana harga normal daging ayam adalah Rp 18 ribu per kilogram. []

Loading...