JAPFA Bangun Hatchery dan Teaching Farm di Aceh

·
JAPFA Bangun Hatchery dan Teaching Farm di Aceh
Peresmian satu unit hatchery dan teaching farm, Selasa, 8 Oktober 2019. Foto Ist.

sinarpidie.co--PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA), melalui anak usahanya, PT Indojaya Agrinusa, rambah pasar Aceh dengan resmikan satu unit hatchery dan teaching farm, Selasa, 8 Oktober 2019. 

Head of Feed Operation Unit Medan & Padang Indojaya, Anwar Tandiono, dalam keterangan tertulis yang diterima sinarpidie.co, Rabu, 9 Oktober 2019, mengatakan, pembangunan hatchery JAPFA seluas 6,2 hektare di Gampong Seulimeum, Aceh Besar, ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik yang terus meningkat di wilayah Aceh dan sekitarnya.

"Hal ini juga merupakan salah satu wujud komitmen JAPFA untuk dapat membantu peternak lokal dalam menyediakan anak ayam broiler yang berkualitas dan mendukung kemandirian pangan khususnya dalam penyediaan pasokan protein hewani bagi masyarakat," kata dia.

Diresmikan oleh Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali, diharapkan fasilitas hatchery juga akan membantu menyediakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat sekitar Seulimeum, di mana JAPFA akan mememperkerjakan 94 persen dari jumlah total pekerja yang dibutuhkan dari daerah setempat.

Selain hatchery, pada hari yang sama, JAPFA juga  resmikan teaching farm hasil kerjasama dengan Universitas Syiah Kuala (Unsyiah). Fasilitas penelitian yang dibangun di Gampong Ie Su’um, Kecamatan Masjid Raya, Aceh Besar ini, rencananya akan mulai dipasokkan anak ayam atau chik in pada bulan Oktober ini.

“Sejalan dengan nilai JAPFA untuk Bergerak Menuju Kesejahteraan Bersama, JAPFA berkomitmen untuk meningkatkan kualitas anak bangsa. Oleh karenanya, JAPFA bersinergi dengan pemerintah dan akademisi dalam menciptakan SDM Unggul guna mewujudkan Indonesia Maju 2045,” ujar Anwar Tandiono, Head of Feed Operation Unit Medan & Padang Indojaya.

Fasilitas yang dibangun JAPFA, kata dia, terdiri dari tiga unit kandang, yakni: Commercial Farmn Closed House berkapasitas 10.000 ekor, Commercial Farm Open House Panggung berkapasitas 5.500 ekor, dan Commercial Farm Open House Postal berkapasitas 4.500 ekor.

“Masing-masing kandang memiliki ukuran 8x70 meter dan sudah dilengkapi dengan fasilitas pendukung ternak berupa tempat pakan, tempat minum, kipas angin, blower, dan mesin penghangat ayam (Gasolek),” katanya.

Dr drh Muhammad Hambal, Dekan Fakultas Kedokteran Hewan Unsyiah, mengatakan, dengan kontribusi ini, mahasiswa Unsyiah dapat langsung belajar dan melakukan praktik di lapangan, mulai dari pemeliharaan ternak, pemantauan kesehatan ternak, biosecurity, hingga fungsi manajemen bisnis industri perternakan.

“Dengan begitu kami optimis dapat mempersiapkan para mahasiswa kami untuk siap terjun ke industri perternakan,” sebutnya.

Kerjasama JAPFA – Unsyiah sebelumnya ditandai dengan penandatangan nota kesepahaman pada September 2018 lalu. Kesempatan tersebut disaksikan oleh Rektor Unsyiah, Prof Dr Ir Samsul Rizal, MEng, yang juga memiliki peran penting dalam membukakan pintu sampai dengan terlaksananya kerjasama ini.

Pada kesempatan yang sama, melalui JAPFA Foundation, JAPFA juga memberikan beasiswa kepada mahasiswa berprestasi di Fakultas Kedokteran Hewan dan Peternakan Unsyiah dan memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menjalani kuliah lapangan di Commercial Farm JAPFA.

“Harapan kami, keberadaan JAPFA di Aceh selain memberikan kontribusi lebih untuk masyarakat Aceh, baik melalui Hatchery, maupun Teaching Farm. Kami akan terus berupaya untuk terus memberikan kontribusi positif yang berkelanjutan bagi masyarakat Aceh.” tutup Anwar Tandiono, Head of Feed Operation Unit Medan & Padang Indojaya.[]

Komentar

Loading...