Editorial

Janggalnya Tender Lampu Jalan di Dinas ESDM, 3 Perusahaan Menang 5 Proyek dalam Setahun

·
Janggalnya Tender Lampu Jalan di Dinas ESDM, 3 Perusahaan Menang 5 Proyek dalam Setahun
PT Mita Jaya Rakan Konstruksi yang memenangkan proyek Pemasangan Lampu Penerangan Jalan Umum Ornamen LED Jalan Simpang Kodim-Pendopo Kota Banda Aceh (Otsus Aceh). Sumber foto: LPSE Aceh.

Membaca kejanggalan pada proses lelang pemasangan lampu-lampu jalan yang sumber dananya berasal dari APBA 2017 pada Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh adalah satu proses untuk menggali lebih dalam, bagaimana bisa, dalam satu tahun dan pada triwulan ke-III tahun anggaran 2017, tiga kontraktor dapat memenangkan 4 hingga 5 tender proyek sekaligus dalam waktu bersamaan.

Patut diduga pemenang untuk tender-tender tersebut sudah diatur sedemikian rupa sejak semula. Dan, patut pula diduga terdapat unsur monopoli di dalamnya.

Tiga rekanan yang memenangkan 4 hingga 5 tender proyek pada Dinas ESDM Aceh pada triwulan ke-III tahun anggaran 2017 adalah PT. Putra Maulana Electrik, PT. Mita Jaya Rakan Kontruksi, dan PT Sanita Megah Sari.

Adapun proyek-proyek yang dimenangkan PT. Putra Maulana Elektrik adalah Pemasangan Lampu Penerangan Jalan Umum LED dan Meterisasi Kota Sabang (Otsus Aceh) dengan nilai kontrak Rp 963.750.000, Pemasangan Lampu Penerangan Jalan Umum Ornamen LED Kwh Meter I Jalan T. Umar Kota Banda Aceh (DBH) dengan nilai kontrak Rp 1.133.000.000, Pemasangan Lampu Penerangan Jalan Umum Ornamen LED Kwh Meter II Jalan Tgk. Daud Beureueh Kota Banda Aceh (DBH) dengan nilai kontrak Rp 1.116.000.000, dan Pemasangan Lampu Penerangan Jalan Umum LED Meterisasi Kota Sabang (Migas Kabutan/Kota) dengan nilai kontrak Rp 387.430.000. Anehnya lagi, keempat proyek ini diumumkan pada 15-16 Agustus 2017 pada laman LPSE Pemerintah Aceh, dan keempatnya dimenangkan PT Putra Maulana Elektrik.

Lalu, lelang yang dibuka pada 5 September 2017, yakni Pemasangan Lampu Penerangan Jalan Umum Single Ornamen LED Kabupaten Simeulue (Otsus Aceh), juga dimenangkan oleh PT Putra Maulana Elektrik dengan nilai kontrak Rp 685.618.000. Total nilai kontrak untuk kelima proyek tersebut, dalam satu tahun, ialah Rp 5.298.668.000.

Sementara itu, PT. Mita Jaya Rakan Kontruksi memenangkan empat tender sekaligus, yang dibuka pada tanggal 15 Agustus 2017, yakni Pemasangan Lampu Penerangan Jalan Umum Single Ornamen LED Kabupaten Simeulue (Otsus Aceh) dengan nilai kontrak Rp 678.706.000, Pemasangan Penerangan jalan umum Ornamen LED Aceh Tamiang (Otsus Aceh) dengan nilai kontrak Rp 969.232.000, Pemasangan Lampu Penerangan Jalan Umum Ornamen LED Kwh Meter I Jalan Tgk. Daud Beureueh Kota Banda Aceh (DBH) dengan nilai kontrak Rp 1.465.760.000, dan Pemasangan Lampu Penerangan Jalan Umum Ornamen LED Jalan Simpang Kodim-Pendopo Kota Banda Aceh (Otsus Aceh) dengan nilai kontrak Rp 587.800.000. Total nilai kontrak untuk keempat proyek tersebut, dalam satu tahun, ialah Rp 3.701.498.000.

Selanjutnya, PT. Sanita Megah Sari memenangkan tender: Pemasangan Penerangan jalan umum Ornamen LED Aceh Singkil (Otsus Aceh) dengan nilai kontrak Rp 1.139.709.000, Pemasangan Lampu Penerangan Jalan Umum LED dan Meterisasi Kabupaten Aceh Besar (Otsus Aceh) dengan nilai kontrak Rp 493.267.000, Pemasangan Lampu Penerangan Jalan Umum Double Ornamen LED Jalan Bypass Kota Sabang (Otsus Aceh) dengan nilai kontrak Rp 775.440.000, dan Pemasangan Lampu Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU TS) Single Ornament Pidie Jaya (Otsus Aceh) dengan nilai kontrak Rp 978.160.000.

PT ini memenangkan tiga tender yang dibuka pada 15 Agustus 2017 dan satu tender yang dibuka pada 5 September 2017. Total nilai kontrak untuk keempat proyek tersebut, dalam satu tahun, ialah Rp 3.386.576.000.

Di samping itu, berdasarkan hasil telaah sinarpidie.co, untuk semua proyek tersebut, sebenarnya ada puluhan perusahaan yang ikut mendaftar tender. Namun, anehnya, nyaris hanya satu perusahaan yang mengajukan penawaran. Kesannya, perusahaan-perusahaan tersebut hanya sekedar tempelan.

Baca juga: 

Dalam Satu Tahun, 3 Kontraktor Ini Menangkan 4 hingga 5 Proyek Lampu Jalan pada Dinas ESDM Aceh

Celakanya lagi, nilai HPS untuk keseluruhan proyek berkisar antara 97 hingga 99 % dari nilai anggaran.

Sebagai contoh, tender untuk pemasangan penerangan jalan umum ornamen LED Aceh Singkil (Otsus Aceh) diikuti oleh 59 perusahaan, namun hanya PT. Sanita Megah Sari yang mengajukan penawaran. Pagu anggarannya Rp 1.175.000.000, sementara HPS: Rp 1.163.324.000. Harga penawarannya Rp 1.139.716.000, dan harga terkoreksi:  Rp 1.139.709.000.

Lalu, Pemasangan Lampu Penerangan Jalan Umum LED dan Meterisasi Kota Sabang (Otsus Aceh) diikuti 39 perusahaan. Namun yang mengajukan penawaran hanyalah PT. Putra Maulana Electrik dan PT. Tripa Cahaya Sejahtera. Anehnya, PT. Tripa Cahaya Sejahtera tidak hadir dalam pembuktian kualifikasi. Alhasil, PT. Putra Maulana Electrik memenangkan tender tersebut dengan harga penawaran dan harga terkoreksi yang sama: Rp. 963.750.000. []

Loading...