Jalan Mewah ke Kebun Bupati Roni

·
Jalan Mewah ke Kebun Bupati Roni
jalan di Lhok Keumude ke arah kebun Bupati Pidie, Roni Ahmad. (sinarpidie.co/Candra Saymima).

sinarpidie.co - Waduk Lhok Seumani merupakan sebuah waduk yang dibangun di masa Pemerintah Kolonial Hindia-Belanda, yang terletak di Gampong Alue Lada, Kecamatan Batee, Pidie. Waduk ini sebelumnya memasok air bersih hingga ke Kota Sigli. Tapi belakangan waduk ini berhenti beroperasi pada 1998. Jaraknya sekitar 1,5 km dari depan Gapura Gampong Seulatan, Kecamatan Batee. 

Pada tahun 2019, Pemkab Pidie, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pidie, menggelontarkan anggaran Rp 600 juta, mula-mula untuk membangun jalan aspal ke sana, tapi belakangan jalan yang dikerjakan oleh CV Firona Jaya dibangun di Waduk Lhok Keumude, di Gampong Alue Lada, Kecamatan Batee, yang berbatasan dengan Kecamatan Padang Tiji.

“Papan proyek menerakan lokasinya di Lhok Seumani tapi jalan aspal yang dibangun di Lhok Keumude,” kata Keuchik Gampong Alue Lada, Muklis, Rabu, 23 September 2020.

Tak ada satu pun rumah warga di sepanjang jalan tersebut. Usut punya usut, ternyata jalan aspal sepanjang 800 meter tersebut dibangun ke arah kebun, yang disebut-sebut warga setempat, milik Bupati Pidie, Roni Ahmad. Kebun itu seluas sekira delapan hektare.

Pada tahun yang sama, Pemkab Pidie, melalui Dinas PUPR Pidie, juga membangun jalan beraspal Kumbang - Kunyet Kecamatan Mila/Padang Tiji sepanjang tiga kilometer dengan lebar sekira lima meter. Jalan itu dibangun dari Gampong Kumbang, Kecamatan Mila hingga ke perbatasan Gampong Seunadue Kunyet, Kecamatan Padang Tiji. Sama halnya dengan jalan aspal di Batee, tak ada satu pun rumah warga di sepanjang jalan yang dibangun oleh CV Tanoh Kuta dengan anggaran Rp 3,3 miliar itu. Rupa-rupanya, jalan aspal itu adalah jalan ke kebun Bupati Pidie, Roni Ahmad. Luas kebunnya sekitar tiga hektare lebih. "Kami sebenarnya berharap jalan yang dibangun Jalan Kunyet ke Padang Tiji, bukan ke Mila, karena tidak ada rumah warga di situ," kata Keuchik Gampong Seunadue Kunyet, Kecamatan Padang Tiji, Azwar, Jumat, 25 September 2020.

Baca juga:

Menurut Kepala Dinas PUPR Pidie Ir Samsul Bahri MSi, meski kedua jalan yang dibangun itu tidak masuk ke dalam daftar jaringan jalan dalam Qanun Kabupaten Pidie Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Pidie Tahun 2014-2034, jalan Lhok Seumani dan Lhok Keumude adalah satu bagian yang tak terpisahkan. “Lhok Seumani dan Lhok Keumude itu satu jalan. Tahun ini kita anggarkan lagi sebenarnya untuk lanjutan. Hanya saja terpotong DAK. Sekarang banyak yang kita buat adalah jalan tembus. Untuk pembangunan suatu daerah jika kita tak buat jalan tembus, daerah tersebut tidak akan berkembang.”

Akan tetapi, saat ditanyai sinarpidie.co, ke mana jalan Lhok Keumude tembus, Samsul tidak bisa menjawab. Amatan sinarpidie.co, jalan yang dibangun di Lhok Keumude berujung atau mentok pada kebun Bupati Pidie Roni Ahmad. Di depannya, hanya ada hamparan perbukitan. []

Loading...