Insentif Tenaga Kesehatan yang Tangani Covid-19 di Pidie belum Cair

·
Insentif Tenaga Kesehatan yang Tangani Covid-19 di Pidie belum Cair
Posko Covid-19 Pidie di dalam Kompleks Dinas Kesehatan Pidie. (sinarpidie.co/Candra Saymima).

sinarpidie.co-Belum seorang pun tenaga kesehatan dan tenaga medis di Pidie baik yang bekerja di Dinas Kesehatan Pidie, Pukesmas maupun di dua rumah sakit umum daerah, mendapatkan insentif selama wabah Covid-19 merebak hingga Agustus 2020. Padahal, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie telah mengalokasikan anggaran senilai Rp 4,1 miliar untuk pemberian intensif tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Pidie Efendi SSos MKes mengatakan insentif untuk tenaga kesehatan dan tenaga medis di Dinas kesehatan dan Pukesmas di Pidie belum terealisasi karena hal itu masih pada tahapan review adan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Aceh.

"Ada rumus penghitungan insentif untuk tenaga kesehatan dan tenaga medis dari Kemenkes, jumlah penerima insentif bedasarkan jumlah kasus, tidak semua tenaga kesehatan dan tenaga medis bisa menerima insentif,” kata Efendi Senin, 24 Agustus 2020.

Kata dia, mekanisme perhitungan penerima insentif di Dinkes Pidie dan Pukesmas berbeda. "Di Pukesmas yang melakukan pemantauan bagi ODP, OTG dan pelaku perjalanan, dengan range total di bawah 100 orang maka yang berhak menerima insentif 4-6 orang. Jika range total antara 100-200 yang dipantau maka yang berhak menerima antara 7-10 orang. Kalau range total di atas 200, maka penerima 11-20 orang,” katanya. “Untuk tenaga kesehatan di Dinas Kesehatan Pidie jika total ODP dan PDP di bawah 500, maka penerima 4-6 orang.”

Baca juga:

Direktur RSUD Teungku Chik di Tiro dr Muhammad Yassir SP An mengatakan penerima insentif selama penanganan Covid-19 di RSUD Teungku Chik di Tiro Sigli tergantung dari jumlah pasien yang dirawat, baik itu pasien yang terkonfirmasi positif maupun PDP. "Data telah kita berikan, tinggal diverifikasi oleh Dinkes. Data yang kami berikan tepat sasaran tanpa unsur lain,” kata dia, Selasa, 25 Agusutus 2020. []

Loading...