Inspektorat Pidie Kekurangan Auditor

·
Inspektorat Pidie Kekurangan Auditor
Sumber ilustrasi: tribunnews.com.

sinarpidie.co— Inspektorat Pidie hanya memiliki 21 tenaga auditor dan Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan di Daerah (P2UPD). Hal itu berdampak pada sedikitnya realisasi Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Laporan Keuangan Pemerintah Desa/Gampong (LKPD) di Pidie setiap tahun anggaran. Rata-rata, persentase LKPD desa yang diaudit Inspektorat Pidie hanya 0,015 persen per tahun.

“Ada 730 desa di Pidie. Auditor yang telah sertifikasi hanya 21. Pidie seharusnya punya minimal 47 auditor bersertifikasi,” kata Sekretaris Inspektorat Pidie, Mukhtar, pada sinarpidie.co, Rabu, 24 Juli 2019.

Tahun ini, Inspektorat Pidie menargetkan dapat melakukan pemeriksaan terhadap 54 Laporan Keuangan Pemerintah Gampong.

“Saat ini sudah 21 gampong sedang dalam proses pemeriksaan atau dalam penanganan,” kata dia. “Tahun ini auditor kita bertambah jadi 26 orang.”

Temuan atau rekomendasi dalam LHP Inspektorat, kata Mukhtar, wajib ditindaklanjuti Pemerintah Desa selama 60 hari. []

Komentar

Loading...