Banner Stunting
Klik Tambang

Bersumber dari DAK, Ini Jaringan Irigasi yang Ditingkatkan di Pidie pada 2018 Lalu

·
Bersumber dari DAK, Ini Jaringan Irigasi yang Ditingkatkan di Pidie pada 2018 Lalu
Sumber ilustrasi: bengkuluekspress.com.

sinarpidie.co— Pada tahun anggaran 2018, Pidie memperoleh alokasi Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Regular Bidang Infrastruktur sub-bidang Irigasi senilai Rp 49.819.400.000.

Berdasarkan data yang dihimpun sinarpidie.co, anggaran senilai Rp 49.819.400.000 tersebut terbagi dalam 29 paket, yaitu Peningkatan Jaringan Irigasi D.I. Pucok, Kecamatan Tangse, dengan volume 347 meter; Peningkatan Jaringan Irigasi D.I. Leupung Datok, Padang Tiji dengan volume 1075 meter; Peningkatan Jaringan Irigasi D.I. Tungkop, Kecamatan Batee dengan volume 469 meter; Peningkatan Jaringan Irigasi D.I. Seunong Cicem, Kecamatan Padang Tiji; Peningkatan Jaringan Irigasi D.I. Pulo Siblah, Kecamatan Tiro dengan volume 111 meter; Peningkatan Jaringan Irigasi D.I. Peunalom, Kecamatan Tangse dengan volume 571 meter; Peningkatan Jaringan Irigasi DI Paya Papeun, Kecamatan Batee dengan volume 429 meter; Peningkatan Jaringan Irigasi D.I. Paya Gabus, Kecamatan Muara Tiga dengan volume 1067 meter.

Kemudian, Peningkatan Jaringan Irigasi D.I. Neubok Badeuk, Kecamatan Tangse dengan volume 966 meter; Peningkatan Jaringan Irigasi D.I. Mampree, Kecamatan Tiro dengan volume 165 meter; Peningkatan Jaringan Irigasi D.I. Lhok Toh Areh Gledieng 1041 meter; Peningkatan Jaringan Irigasi D.I. Lhok Jiem, Kecamatan Padang Tiji dengan volume 1479 meter; Peningkatan Jaringan Irigasi D.I. Rabo, Kecamatan Tiro dengan volume 143 meter; Peningkatan Jaringan Irigasi D.I. Blang Gunci, Kecamatan Padang Tiji dengan volume 919 meter.

Lalu, Peningkatan Jaringan Irigasi D.I. Kemba, Kecamatan Geumpang, dengan volume 525 meter, Peningkatan Jaringan Irigasi D.I. Jurong Anoe, Kecamatan Padang Tiji dengan volume 1051 meter; Peningkatan Jaringan Irigasi D.I. Blang Sayeng dengan volume 264 meter; Peningkatan Jaringan Irigasi D.I. Blang Sanggeng, Kecamatan Tangse, dengan volume 528 meter; Peningkatan Jaringan Irigasi D.I. Blang Malo, Kecamatan Tangse dengan volume 559 meter; Peningkatan Jaringan Irigasi D.I. Blang Laweung dengan volume 945 meter; Peningkatan Jaringan Irigasi D.I. Blang Husin I Kecamatan Muara Tiga dengan volume 276 meter; Peningkatan Jaringan Irigasi D.I. Leupu dengan volume 558 meter; Peningkatan Jaringan Irigasi D.I. Beungga Bawah 341 meter; Peningkatan Jaringan Irigasi D.I. Alue Rheu dengan volume 933 meter; Peningkatan Jaringan Irigasi D.I. Alue Reuling dengan volume 373 meter; Peningkatan Jaringan Irigasi D.I. Alue Igeuh dengan volume 234 meter; Peningkatan Jaringan Irigasi D.I. Alue Glueh  dengan volume 309 meter.

Selanjutnya, Peningkatan Jaringan Irigasi D.I. Alue Badeuk dengan volume 1271 meter dan Peningkatan Jaringan Irigasi D.I. Blang Krumbok/Bunot dengan volume 481 meter.

Selain itu, untuk belanja pengawasan Rp 354.400.000, belanja perencanaan Rp 250.000.000, honorarium tim koordinasi Rp 118.800.000,  perjalanan dinas dalam provinsi Rp 186.000.000,  perjalanan dinas dalam kecamatan Rp 80.400.000, dan belanja alat tulis kantor Rp 52.800.000.

Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Air (SDA) pada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU PR) Pidie, Zarbani ST, mengatakan realisasi fisik seluruh kegiatan tersebut mencapai 100 persen.

“Untuk keuangan juga 100 persen. Pencairan DAK triwulan dan by progress,” kata dia pada sinarpidie.co, Kamis, 16 Mei 2019 via telepon selular. []

Komentar

Loading...