Ini Alasan Pekerjaan Konstruksi di BLUD Tgk Abdullah Syafi’I di-PL

·
Ini Alasan Pekerjaan Konstruksi di BLUD Tgk Abdullah Syafi’I di-PL
Sumber ilustrasi: harianpilar.com.

sinarpidie.co—Direktur Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Teungku Abdullah Syafi’i Beureunuen dr Aci Erfiyan mengatakan, bangunan-bangunan gedung yang dibangun dan direhab di rumah sakit tersebut tidak membutuhkan anggaran yang besar, sehingga mereka di-PL.

Kata dia lagi, master plan dan DED tahun lalu tidak terealisasi, oleh sebab itu pada tahun anggaran 2019, kegiatan tersebut kembali dianggarkan. Pada tahun anggaran 2018, pagu anggaran untuk penyusunan master plan senilai Rp 250 juta. Pada 2019, pagu anggaran untuk penyusunan master plan yang tak terealisasi pada tahun 2018, Rp 700 juta.

“Untuk IPAL, pembangunan gedung satu. Jaringan IPAL satu. Jaringan, pipa-pipanya seluruh ruangan di rumah sakit. Itu juga IPAL belum memenuhi standar Kemenkes karena belum ada mesinnya. Baru fisiknya,” kata dia pada sinarpidie.co, Sabtu, 30 Maret 2019 via telepon selular.

Ditanyai seharusnya items-items pekerjaan konstruksi yang bisa dikerjakan dalam satu paket dan pekerjaan tersebut berada di satu lokasi yang sama, dr Aci mengatakan, saat dirinya menjabat sebagai Direktur BLUD Teungku Abdullah Syafi’I, kegiatan-kegiatan tersebut telah melalui proses perencanaan dan pengesahan anggaran.

Baca juga:

“Saya hanya melanjutkan. Karena itu anggaran JKN, jadi merujuk pada klaim,” tutupnya. []

Komentar

Loading...