Hendra yang Tak Bisa Jalani Operasi karena Mesin Rusak

·
Hendra yang Tak Bisa Jalani Operasi karena Mesin Rusak
Hendra Saputra, 25 tahun, warga Gampong Rhing Blang, Kecamatan Meureudu, Pidie Jaya. (sinarpidie.co/M Rizal).

sinarpidie.co -Di dalam rumah tipe 48 berkonstruksi kayu dan triplek, Hendra Saputra, 25 tahun, warga Gampong Rhing Blang, Kecamatan Meureudu, Pidie Jaya, duduk bersila. Sudah dua tahun lebih bahu dan lengan kirinya lumpuh total sejak ia mengalami kecelakaan sepeda motor di Calang, Aceh Jaya.

Hendra sempat koma selama tujuh hari. Dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Teuku Umar Calang,  anak keempat dari enam bersaudara itu kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Zainal Abidin (RSUDZA) Banda Aceh. "Di Banda (RSUDZA) 20 hari. Saat hendak menjalani operasi,  kata dokter mesinnya rusak," ujar Burhan Kasem, 57 tahun, ayah Hendra Saputra, pada sinarpidie.co Kamis, 4 Juni 2020.

Burhan Kasem tak mengetahui dengan pasti mesin apa yang rusak, dan ia pun tak menanyakannya lebih lanjut pada dokter tersebut.

Selanjutnya, kata Burhan yang sehari-hari bekerja sebagai petani, dokter menyaran kepada keluarga untuk membawa Hendra pulang dari rumah sakit. "Pulang dari situ sempat ke Bireun juga pada tukang urut. Hendra juga sempat berobat ke Beurabo Padang Tiji selama tujuh bulan," kata Burhan.

Berbulan-bulan menjalani pengobatan pada tukang urut, Hendra kembali mengambil rujukan agar bisa dirawat dan menjalani operasi di RSUDZA Banda Aceh.

"Sampai di sana kami diarahkan ke tempat praktik salah satu dokter di Banda Aceh, dokter ortopedi tulang. Namun dokter itu menyarankan membawa Hendra ke dokter saraf lagi," ujarnya.

Burhan mengikuti seluruh anjuran dokter tersebut. Namun, setelah berkonsultasi dengan dokter saraf, operasi terhadap Hendra juga tak bisa dilakukan. "Alasan tidak bisa dioperasi karena kena pusat saraf sehingga direkomemdasikan untuk berobat salah satu dokter di luar daerah," kata Burhan."Kalau tidak ada kesimpulan seperti ini kami merasa diabaikan, sedangkan Hendra saban hari mengalami rasa sakit di tangannya. Kami mohon supaya bisa dioperasi dan tidak lagi dikatakan mesin sedang rusak." []

Loading...