Hasil Audit Inspektorat Pidie: Nilai Kerugian Negara Akibat Korupsi APBG Gampong Blok Bengkel Rp 260 Juta

·
Hasil Audit Inspektorat Pidie: Nilai Kerugian Negara Akibat Korupsi APBG Gampong Blok Bengkel Rp 260 Juta
Keuchik Gampong Blok Bengkel, M Ashrien. (sinarpidie.co/ Candra Saymima).

sinarpidie.co -  Kasus korupsi, dalam pengelolaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD), di Gampong Blok Bengkel, Kecamatan Kota Sigli, Pidie, mulai terkuak.

Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan Kasus (LHPK) APBG Gampong Blok Bengkel tahun anggaran 2016 hingga 2019, nilai kerugian negara yang ditemukan Inspektorat Pidie adalah Rp 260 juta.

Kasubbag Evaluasi dan Pelaporan pada Inspektorat Pidie, Ajimar SE, mengatakan bahwa audit tersebut dilakukan berdasarkan rekomendasi dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Pidie. "LHPK sudah selesai sejak tanggal 21 Mei 2021. Kerugian negara yang kita temukan mulai dari kegiatan, SILPA, hingga pajak," katanya, Sabtu, 28 Agustus 2021.

Kasipidsus pada Kejari Pidie, Naungan Harahap SH MH, membenarkan hal itu. "Masih penyelidikan. Kita tunggu waktu 60 hari. Akan kita tingkatkan ke penyidikan jika tidak ada itikad baik untuk mengembalikan kerugian negara," katanya, Sabtu, 28 Agustus 2021.

Pengelolaan bansos diduga juga ikut diselewengkan. Dok. sinarpidie.co.
Penyaluran bansos untuk anak yatim diduga juga disunat. Dok. sinarpidie.co.

Keuchik Gampong Blok Bengkel, M Ashrien, dikabarkan hendak menjual rumahnya (diduga hasil pencucian uang) yang dibangun di Banda Aceh untuk menutupi kerugian negara. "Sedang saya usahakan dan mungkin akan dikembalikan dalam minggu ini," kata M Ashrien, Sabtu, 28 Agustus 2021.

Baca juga:

Beberapa penyimpangan yang mencolok, di antaranya raibnya sisa lebih perhitungan anggaran tahun sebelumnya atau SILPA tahun anggaran 2017. Berdasarkan rekening koran yang diperoleh sinarpidie.co, nilai saldo pada rekening Pemerintah Gampong Blok Bengkel per 31 Desember 2017 adalah Rp 283.741.277. Sementara, dalam APBG tahun anggaran 2018, SILPA yang dicatat hanyalah Rp 253.704.245.

Sisa saldo di rekening koran Pemerintah Gampong Blok Bengkel per 21 Desember 2017. Dok. sinarpidie.co.

Berdasarkan dokumen APBG dan dokumen laporan pertanggungjawaban APBG Gampong Blok Bengkel tahun anggaran 2017 dan 2018, pengunaan dan pertanggungjawaban anggaran di gampong tersebut disetujui oleh Tuha Peut Gampong Blok Bengkel. Hal itu dibuktikan dengan tanda tangan mereka di dalam dokumen APBG dan LPJ APBG.

Sisa saldo di rekening koran Pemerintah Gampong Blok Bengkel per 31 Desember 2017. Dok. sinarpidie.co.
Dalam LPJ 2018, SILPA yang tertera adalah Rp 253.704.245.

Selain itu, tanda tangan Ketua Tuha Peuet Gampong Blok Bengkel, Rizwan Abbas, juga terpatri di dalam dokumen-dokumen berita acara rapat.

Berita acara rapat. Dok. sinarpidie.co.

Sebelumnya, saat dikonfirmasi sinarpidie.co, Rizwan Abbas menuturkan bahwa apa saja yang direncanakan di gampong dilakukan lewat proses musyawarah dan kesepakatan gampong. "Poinnya adalah apapun yang kami lakukan di gampong ini berdasarkan azas manfaat untuk masyarakat," kata Rizwan, Kamis, 25 Juli 2019 lalu.[]

Loading...