Harga Pinang di Pidie Anjok

·
Harga Pinang di Pidie Anjok
Aktivitas jual-beli pinang di Mane. Dok. sinarpidie.co.

sinarpidie.co-Sejumlah penampung pinang kering di Pidie kembali membeli pinang dari petani setelah sebelumnya pembelian komoditi tersebut sempat terhenti karena pandemi Covid-19. Saat ini, penampung pinang di Pidie membeli pinang dari petani dengan harga Rp 12.000 sampai Rp 12.500 per kilogram.

“Harga pinang kering masih murah sehingga petani enggan menjual pinang dalam jumlah banyak. Mereka memilih menyimpan pinang hingga harganya kembali naik,” kata Abdullah, 60 tahun, penampung pinang di Pasar Padang Tiji, Pidie, Rabu, 3 Juni 2020.

Menurut Abdullah, murahnya harga pinang disebabkan belum adanya permintaan pinang dalam jumlah yang besar dari penampung besar di Matang Glumpang Dua.

“Dalam sebulan ini, pinang kering yang kami jual ke Matang Geulumpang Dua berjumlah tujuh ton. Artinya penjualan pinang dari petani masih sangat rendah. Selama sepekan, penjualan pinang dari petani dalam sehari hanya 500 kilogram. Biasanya dalam sehari penjualan pinang dari petani mencapai tiga ton,” kata Abdullah.

Baca juga:

Tak hanya Abdullah, penampung pinang lainnya di Kecamatan Mane, Marhaban, 50 tahun juga mengatakan hal yang sama. Ia hanya menampung pinang kering dari petani dalam jumlah yang dapat dikatakan minim dibandingkan pembelian saat kondisi normal.

“Dalam sehari saya hanya dapat pinang 50 kilogram dari petani dengan harga Rp 12.000 per kilogram. Biasanya dalam sehari bisa dapat pinang 200 kilogram, tetapi saat ini tidak bisa seperti itu dulu karena petani memilih menyimpan dulu pinangnya sampai harga naik,” kata Marhaban.

Dalam kondisi normal, harga pinang kering berkisar antara Rp 15 hingga 17 ribu per kilogram. []

Loading...