Harga Bahan Pangan di Sigli tak Stabil

Harga Bahan Pangan di Sigli tak Stabil
Pedagang bawang di Pasar Terpadu Pante Teungoh Kota Sigli. (sinarpidie.co/Candra Saymima).

sinarpidie.co- Harga sejumlah bahan pangan di Pasar Terpadu Pante Teungoh Kota Sigli semenjak merebaknya Covid-19 tidak stabil. Seorang pedagang bahan pangan di pasar tersebut, Muhammad, 24 tahun, warga Gampong Teubeng Tanjong, Kecamatan Pidie, Pidie, mengatakan dalam tiga bulan terakhir harga bahan pangan berubah-ubah setiap minggu.

"Dalam tiga bulan terakhir, ada bahan yang harganya mengalami penurunan dan ada juga yang harganya sangat tinggi," kata dia, Sabtu, 23 Mei 2020.

Dia mengatakan harga cabai sangatlah rendah dibandingkan dengan harga komoditi pangan lainnya. Hal itu, menurutnya, dikarenakan  hasil panen cabai di Pidie tidak dijual ke Medan lantaran Covid-19. "Cabai dari tempat kita tak di kirim ke Medan mungkin karena daya beli di sana kurang," tuturnya.

Berbeda dengan harga cabai, harga bawang, katanya lagi, malah melambung tinggi. "Bawang masih dikirim dari Medan. Di tempat kita belum ada yang panen bawang," katanya.

Muhammad selama ini memperoleh pasokan bawang dari seorang distributor di Pasar Keuramat Dalam Kota Sigli.

Harga bahan pangan di Pasar Terpadu Pante Teungoh, Sabtu, 23 Mei 2020:

  • Bawang putih Rp 40 ribu/kg, harga normal Rp 28ribu/kg,
  • Bawang merah 50ribu /kg, harga normal 20ribu/kg,
  • Bawang merah impor Rp 15 ribu/kg
  • Cabai merah Rp 13 ribu/kg, harga sebelumnya Rp 25 ribu/kg
  • Cabai hijau Rp 10 ribu/kg, harga sebelumnya 20ribu/kg
  • Cabai rawit Rp 26 ribu/kg, sebelumnya Rp 18 ribu/kg
  • Minyak goreng Rp 12 ribu/kg
  • Gula pasir Rp 15 ribu/kg
  • Tomat Medan Rp 12 ribu/kg
  • Tomat Takengon Rp 10 ribu/kg
  • Kentang Rp 10 ribu/kg
Loading...