Hakim BS Bantah Minta Uang Rp 2 Juta pada Pemohon Perbaikan Akta Kelahiran

·
Hakim BS Bantah Minta Uang Rp 2 Juta pada Pemohon Perbaikan Akta Kelahiran
Ketua PN Sigli M Nazir SH MH. (sinarpidie.co/Diky Zulkarnen).

sinarpidie.co—Seorang hakim di Pengadilan Negeri (PN) Sigli yang berinisial BS membantah dirinya meminta uang Rp 2 juta pada seorang perempuan berinisial AN. BS menjelaskan sidang pembacaan permohonan, pemeriksaan saksi-saksi dan pembacaan penetapan atas permohonan perbaikan kesalahan dalam akta kelahiran atas nama suami AN, AB, pada Pengadilan Negeri (PN) Sigli, selesai dalam satu hari, yakni pada Senin, 16 Maret 2020. “Masalah saya minta uang sama Bu AN itu tidak benar, tapi pada hari Senin saya yang menangani perkara itu benar,” kata BS, Kamis, 19 Maret di PN Sigli, didampingi Ketua PN Sigli M Nazir SH MH.

Selanjutnya, BS juga menjelaskan pada Senin, 16 Maret 2020, ia sibuk dengan agenda sidang hingga pukul 17.00 WIB. Kata BS, ia bertemu dengan AN hanya di dalam ruang sidang. “Besoknya, Selasa, saya sidang lagi. Saat saya sidang, saya melihat Bu AN, tetapi saya tidak bisa keluar karena sedang sidang. Mungkin Bu AN belum mengambil surat penetapan,” kata BS.

Ketua PN Sigli M Nazir SH MH menjelaskan alur permohonan perbaikan kesalahan nama dalam akta kelahiran, KTP, dan KK di Pengadilan Negeri Sigli.

“Pemohon datang ke Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Di sana, di pelayanan, pemohon tidak membuat langsung permohonannya, tapi dia berkonsultasi dulu dengan PTSP. Setelah diterima oleh PTSP dan diberikan form, pemohon kemudian menyerahkan form permohonannya sekaligus menyerahkan slip pembayarannya. Karena kalau belum dibayar, nomornya tidak akan keluar. Pembayarannya langsung setor ke bank. Setelah dibayar ke bank, baru dikasih nomor,” kata Ketua PN Sigli M Nazir SH MH.

Biaya atau tarif perbaikan kesalahan dalam akta kelahiran ditentukan berdasarkan jarak tempuh dari tempat tinggal pemohon ke PN Sigli.

Baca juga:

“Kalau jarak tempuhnya dekat, biayanya sedikit lebih rendah dibanding dengan tempat tinggal yang jauh. Radiusnya itu sudah terpantau di dalam peta, jadi biayanya berdasarkan radius tempat tinggalnya. Ratusan ribu, tidak sampai jutaan juga biayanya,” kata Nazir. “Denah gedung PN Sigli sudah kita desain agar hakim-hakim tidak bisa berinteraksi terdakwa dan pengacara.”

NAZ, adik AN, mengatakan pihaknya telah mengambil surat penetapan tersebut pada pukul 14.00 WIB, Kamis, 19 Maret 2020. “Tadi tidak dimintai uang lagi. Cuma diminta materai,” kata NAZ, Kamis, 19 Maret 2020.

Pada sidang Senin, 16 Maret 2020, permohonan AB, kata NAZ, belum ditetapkan. “Saat belum dikabulkan itulah Pak BS minta uang pada kakak saya,” kata NAZ lagi. []

Komentar

Loading...