Gundukan Tanah Proyek Galian Pipa di Trienggadeng Ganggu Pengguna Jalan

·
Gundukan Tanah Proyek Galian Pipa di Trienggadeng Ganggu Pengguna Jalan
Aktivitas galian pengerjaan proyek penanaman pipa untuk Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Krueng Meurudu di jalan rel kereta api di Gampong Deah Pangwa, Kecamatan Trienggadeng, Pidie Jaya. (sinarpidie.co/M Rizal).

sinarpidie.co -- Aktivitas galian pengerjaan proyek penanaman pipa untuk Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Krueng Meurudu di jalan rel kereta api di Gampong Deah Pangwa, Kecamatan Trienggadeng, Pidie Jaya, menganggu para pengguna jalan. Pasalnya, dalam beberapa hari ini, sebagian aspal badan jalan tertupi oleh gundukan tanah galian, sehingga jalan menjadi sempit dan tidak bisa dilalui untuk dua arah oleh kendaraan roda empat.

Muhammad Akbar, warga Gampong Deah Pangwa mengatakan, jalan ini merupakan salah satu akses vital menuju pusat Kota meureudu, yang biasanya diakses warga dari Kecamatan Trienggadeng, Panteraja, dan Kecamatan Bandar Baru.

Jika dalam dua hari ke depan tanah galian masih bertumpuk di badan jalan, sebutnya, jalan tersebut akan semakin sempit dan saat hujan, badan jalan akan menjadi becek.

"Lumayan mengganggu pekerjaan penanaman pipa PDAM itu," katanya pada sinarpidie.co, Kamis, 17 Oktober 2019.

Ia berharap, pekerjaan itu dapat dikerjakan secepatnya dan  kontraktor pelaksana proyek tersebut dapat segera memperbaiki galian tersebut seperti kondisi semula.

Kabid Cipta Karya pada Dinas Pekerjaan Umum Pidie Jaya, Okta Handipa ST M Arch yang dikonfirmasi mengatakan, pengerjaan proyek penanaman pipa tersebut bukanlah di bawah PU Pijay.

"Jadi di situ ada dua paket. Yang di bawah, kami belum dikerjakan. Pengerjaan yang sedang dilakukan tersebut merupakan pada Perkim Aceh," katanya, Kamis, 17 Oktober 2019. “Saat ditimbun kembali jangan tinggal gundukan tanah yang bisa mengganggu masyarakat. Itu yang harus diwanti-wanti." []

Komentar

Loading...