Persentase angka kematian 40 persen

Faskes, SDM, dan APD 13 RS Rujukan Corona di Aceh

·
Faskes, SDM, dan APD 13 RS Rujukan Corona di Aceh
Sumber ilustrasi: detik.com.

Persentase angka kematian akibat Corona di Aceh 40 persen. Persentase tersebut berbanding lurus dengan sumber daya manusia dan sarana serta prasarana pada 13 rumah sakit rujukan Covid-19 di Aceh: delapan ruang ICU, 38 ruang isolasi, 20 alat bantu pernapasan atau ventilator, dan 26 dokter spesialis paru.

sinarpidie.co--Terdapat 13 rumah sakit rujukan penangan Covid-19 di Aceh. Dua rumah sakit yang ditunjuk Kementerian Kesehatan—RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh dan RSU Cut Mutia Lhokseumawe— dan sebelas rumah sakit yang ditunjuk Plt Gubernur Aceh melalui Keputusan Gubernur Aceh Nomor 440/972/2020 tertanggal 23 Maret 2020: RSUD Tgk Chik Ditiro Sigli, RSUD dr Fauziah Bireuen, RSUD Kota Langsa, RSUD Datu Beru Aceh Tengah, RSUD Sultan Iskandar Muda (SIM) Nagan Raya, RSUD Teungku Pekan Abdya, RSUD dr Zubir Mahmud Aceh Timur, RSUD Ali Kasim Gayo Lues, RSUD Sahuddin Aceh Tenggara, dan RSUD dr H Yuliddin Away Aceh Selatan.

Data Dinas Kesehatan Aceh per 25 Maret 2020, total ruang ICU untuk penanganan pasien Covid-19 pada 13 rumah sakit rujukan tersebut berjumlah delapan ruang ICU. RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh memiliki enam ruang ICU, RSUD Gayo Lues satu ruang ICU, dan RSUD Sahuddin Aceh Tenggara satu ruang ICU. Sisanya, tidak menyiapkan ruang ICU.

Lalu, total ruang isolasi untuk penanganan pasien Covid-19 pada 13 rumah sakit tersebut 38 ruang isolasi. RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh 12 ruang isolasi, RSU Cut Mutia memiliki enam ruang isolasi, RSUD Tuengku Chik di Tiro Sigli memiliki dua ruang isolasi, RSUD dr Fauziah Bireuen memiliki dua ruang isolasi, RSUD Datu Beru Aceh Tengah empat ruang isolasi, RSUD Sultan Iskandar Muda Nagan Raya memiliki dua ruang isolasi, RSUD dr Zubir Mahmud Aceh Timur memiliki lima ruang isolasi, RSUD Gayo Lues memiliki satu ruang isolasi, RSUD Sahuddin Aceh Tenggara memiliki satu ruang isolasi, dan RSUD dr H Yuliddin Away Aceh Selatan memiliki tiga ruang isolasi. RSUD Meuraxa, RSUD Kota Langsa, dan RSUD Teungku Peukan Abdya belum menyiapkan ruang isolasi.

Ventilator

Total ventilator atau alat bantu pernapasan yang disiapkan pada 13 RS rujukan tersebut 20 ventilator. RSUD Teungku Chik di Tiro memiliki jumlah ventilator tertinggi untuk penanganan Covid-19, yakni empat unit ventilator. RSUD Langsa memiliki tiga unit ventilator. RSUD Sahuddin Aceh Tenggara, RSUD Zainoel Abidin, RSUD Sultan Iskandar Muda (SIM) Nagan Raya, dan RSUD dr Fauziah Bireuen masing-masing memiliki dua unit ventilator. RSUD dr Zubir Mahmud Aceh Timur, RSUD Gayo Lues, dan RSU Cut Mutia masing-masing memiliki satu ventilator. Sementara, RSUD Meuraxa, RSUD Teungku Peukan Abdya, dan RSUD Datu Beru Aceh Tengah tidak memiliki alat bantu pernapasan atau ventilator.

Dokter spesialis paru

Dokter spesialis paru pada 13 rumah sakit tersebut untuk penanganan Covid-19: 26 dokter spesialis paru. RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh memiliki tujuh dokter spesialis paru, dan RSUD Cut Mutia Lhokseumawe memiliki tiga dokter spesialis paru. RSUD Meuraxa, RSUD dr Fauziah Bireuen, RSUD Datu Beru Aceh Tengah, RSUD Langsa, memiliki dua dokter spesialis paru; RSUD dr Zubir Mahmud Aceh Timur, dan RSUD RSUD Sahuddin Aceh Tenggara, masing-masing memiliki dua dokter spesialis paru. RSUD Teungku Chik di Tiro Sigli, RSUD Teungku Peukan Abdya, RSUD Gayo Lues, dan RSUD dr H Yuliddin Away Aceh Selatan, masing-masing memiliki satu dokter spesialis paru. Satu-satunya rumah sakit yang ditunjuk sebagai rumah sakit rujukan tapi tidak memiliki dokter spesialis paru adalah RSUD Sultan Iskandar Muda (SIM) Nagan Raya.

26 dokter spesialis paru pada 13 rumah sakit rujukan tersebut dibantu 53 dokter spesialis penyakit dalam.

Baca juga:

Kepala Dinas Kesehatan Aceh dr Hanif pada sinarpidie.co mengatakan ke depan pihaknya akan melakukan upaya pembenahan secara terus menerus dalam penganan Covid-19. “Kebutuhan APD mencukupi untuk minggu ini,” kata dr Hanif, Minggu, 29 Maret 2020.

Per 29 Maret 2020, jumlah ODP Covid-19 di Aceh 453 OPD dan 114 berstatus selesai pemantauan. Jumlah PDP lima yang masih dirawat dan 36 pulang sehat. Jumlah pasien positif Corona lima pasien, dua diantaranya meninggal dunia, sedangkan tiga lainnya masih dirawat. Belum ada yang dinyatakan sembuh. Dengan kata lain, persentase angka kematian akibat Corona di Aceh 40 persen. []

Koreksi: Hasil laboratorium swab Badan Litabangkes Kementerian Kesehatan RI untuk seorang pasien PDP Covid-19 yang meninggal dunia belum keluar sehingga belum dapat dipastikan yang bersangkutan positif Covid-19 atau tidak. Dengan kata lain, dari lima pasien positif Covid-19 yang positif, satu meninggal dunia. Dengan demikian, persentase angka kematian Covid-19 di Aceh 20 persen. Koreksi dilakukan Selasa, 31 Maret 2020 pukul 16.44 WIB.

Loading...