Banner Stunting
Klik Tambang

Empat Rumah Sakit di Pidie belum Kelola Limbah Medis sesuai Standar Kemenkes

·
Empat Rumah Sakit di Pidie belum Kelola Limbah Medis sesuai Standar Kemenkes
RS Citra Husada di Sigli. (sinarpidie.co/Diky Zulkarnen).

sinarpidie.co--Data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI tahun 2018 menunjukkan, dari lima rumah sakit (RS) di Pidie yang terdaftar di Kemenkes RI, hanya satu RS yang mengelola limbah medis sesuai standar, yakni Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Teungku Chik di Tiro. Sementara, empat RS lainnya—RSUD Teungku Abdullah Syafiie, RS Swasta Citra Husada, RS Swasta Mufid Sigli, dan RS Swasta Ibnu Sina Sigli—dikategorikan sebagai RS yang belum mengelola limbah medis sesuai standar Kemenkes RI.

Kepala Seksi (Kasi) Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja, dan Olahraga pada Dinas Kesehatan Pidie Azwir SKep MARS membenarkan keabsahan data tersebut.

Kendati demikian, ia juga mengatakan, tiga di antaranya— RSUD Teungku Abdullah Syafiie, RS Swasta Citra Husada, RS Swasta Mufid Sigli—telah memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang baik dan telah memiliki MoU dengan perusahaan pengolah limbah di Tanggerang, Banten.

“Jadi limbah-limbah tersebut diangkut ke sana. 2019 mereka sudah buat MoU dengan pihak ketiga yang bergerak di bidang pemusnahan limbah. Pabrik Semen di Tanggerang. Diangkut kolektif. Empat sudah oke. Ibnu Sina masih kita pantau,” kata Azwir SKep MARS, pada sinarpidie.co Minggu, 20 Januari 2019.

Kepala Bidang Pemantauan dan Penataan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup pada Dinas Lingkungan Hidup Pidie Murdani mengatakan, hasil pengujian pada pembuangan bahan baku limbah RS-RS tersebut memenuhi standar baku mutu sesuai Permen LH Nomor 5 tahun 2014 tentang Baku Mutu Air Limbah.

Capture Lampiran Permen LH Nomor 5 tahun 2014 tentang Baku Mutu Air Limbah.

“Air limbah boleh dibuang ke lingkungan apabila memenuhi standar baku mutu. Yang tidak boleh di atas baku mutu. Itu harus diolah kembali,” kata Murdhani pada sinarpidie.co, Minggu, 20 Januari 2019.

Selama ini, kata Murdhani, berdasarkan hasil pemantauan lingkungan yang dilakukan pihaknya, air limbah RS-RS yang ia klaim telah diolah melalui IPAL, mengalir ke badan air (saluran) dan bermuara ke sungai.

Capture Lampiran Permen LH Nomor 5 tahun 2014 tentang Baku Mutu Air Limbah.

Permen LH Nomor 5 tahun 2014 tentang Baku Mutu Air Limbah menyebutkan, baku mutu air limbah adalah ukuran batas atau kadar unsur pencemar atau jumlah unsur pencemar yang ditenggang keberadaannya dalam air limbah yang akan dibuang atau dilepas ke dalam media air dari suatu usaha atau kegiatan. []

Ralat:

1. MoU tentang pemusnahan limbah rumah-rumah sakit tersebut dilakukan secara langsung antara pihak rumah sakit dengan pihak ketiga,

2. Saya tidak merasa meralat pernyataan saya tentang empat rumah sakit yang mengelola limbah rumah sakit yang tidak sesuai dengan standar Kemenkes RI. Saya hanya mengatakan terdapat empat rumah sakit di Pidie yang pengelolaan limbahnya telah baik, sedangkan satu rumah sakit masih berproses pada 2018. Pada 2019 rumah sakit tersebut sudah mengelola limbah dengan baik,


3. Karena wawancara dilakukan via telepon yang kemungkinan saja di dalam percakapan terdapat distorsi dan bias informasi, sehingga apa yang saya sampaikan terdapat disinformasi sehingga terdapat indikasi kesalahan dalam memuat berita.

Ttd. Kepala Seksi (Kasi) Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja, dan Olahraga pada Dinas Kesehatan Pidie Azwir SKep MARS.

Sigli, Minggu, 20 Januari 2019, 22.31 WIB.

Komentar

Loading...