Dua PNS di Pijay Reaktif Rapid Test

·
Dua PNS di Pijay Reaktif Rapid Test
Petugas melakukan sterilisasi pada RSUD Pidie Jaya dengan menggunakan APD. (sinarpidie.co/M Rizal).

sinarpidie.co- MN, 55 tahun, dan J, 52 tahun, Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya dinyatakan reaktif berdasarkan skrining Covid-19 melalui rapid test.

"MN dinyatakan reaktif Covid-19 pada tanggal 1 Agustus 2020 saat menjalani perawatan di IGD RSUD Pidie Jaya dan kini sudah dirujuk ke RSUD Teungku Chik Di Tiro Sigli yang merupakan RSUD rujukan. Sementara J dinyatakan reaktif Selasa 4 Agustus sore. Ia masih menjalani perawatan di RSUD Pidie Jaya," kata Kepala Bidang Pelayanan Medis pada RSUD Pidie Jaya dr Aditya pada sinarpidie.co, Rabu, 5 Agustus 2020. "Ruang IGD sudah disemprot disinfektan dan dilakukan sterilisasi."

Sementara itu, Juru Bicara (Jubir) Kesehatan Tim Gugus Tugas Covid-19 Pidie Jaya Eddy Azwar mengatakan untuk memastikan keduanya positif Covid-19 atau tidak, pihaknya menunggu hasil pemeriksaan PCR keduanya keluar. "Sebab informasi dari Litbangkes cairan reagen sudah habis dan petugas di lab itu juga dirumahkan untuk sementara. Jadi kita tunggu saja dulu," ujarnya, Selasa, 4 Agustus 2020.

Dua korban kecelakaan dirapid test dan diambil swab

Remaja berinisial K, 16 tahun, warga Kecamatan Bandar Baru, Pidie Jaya, yang meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan lalu lintas tiga hari lalu di Kecamatan Glumpang Baro, Pidie, dimakamkan sesuai dengan protokol Covid-19, karena sebelumnya ia dinyatakan reaktif melalui pemeriksaan rapid test di RSUD Teungku Chik Di Tiro Sigli.

“Kita melakukan pemakaman secara protokol kesehatan untuk mengantisipasi saja. Korban juga telah diambil swab dan hasilnya juga belum keluar,” kata Dedy Azwar, Juru Bicara (Jubir) Kesehatan Tim Gugus Tugas Covid-19 Pidie Jaya. “Jenazah korban diterima keluarga pada pukul 11.00 WIB. Pada pukul 15.30 WIB proses pemakaman jenazah selesai dilakukan. Tim yang terlibat dalam pemakaman dan yang bersentuhan langsung dengan pasien menggunakana APD lengkap."

Direktur RSUD Tgk Chik Di Tiro Sigli dr Muhammad Yassir SP An mengatakan dua korban kecelakaan tersebut dirawat di RSUD Teungku Chik Di Tiro sejak Senin, 2 Agustus 2020. "Dua korban itu telah dilakukan rapid test dan hasilya reaktif. Dari dua orang korban kecelakaan, satu di antaranya meninggal dunia, sementara satu orang lagi kondisinya sudah membaik dan sudah dipulangkan,” kata dr Yasir Sp An, Selasa, 4 Agustus 2020. "Pengambilan sample swab dilakukan kemarin lusa. Hasil swab kedua korban kecelakaan itu akan keluar dalam beberapa hari ke depan." []

Reporter: M Rizal dan Diky Zulkarnen

 

 

 

Loading...