Dua Jembatan Dana Otsus di Pidie Mangkrak  

·
Dua Jembatan Dana Otsus di Pidie Mangkrak  
Jembatan Kreung Rukoh Gampong Asan, Kecamatan Titeue, yang kerjakan oleh CV Aceh Putra Mandiri dengan nilai kontrak  Rp 1.315.552.864,23. (sinarpidie.co/Diky Zulkarnen).

sinarpidie.co--Dua unit jembatan di Pidie yang dibangun dengan dana Otsus pada tahun anggaran 2018 mangkrak dan belum dilanjutkan sampai sekarang. Kedua jembatan tersebut adalah Jembatan Kreung Rukoh Gampong Asan, Kecamatan Titeue, yang kerjakan oleh CV Aceh Putra Mandiri dengan nilai kontrak  Rp 1.315.552.864,23 dan jembatan rangka baja Gajah Ayee-Lampoh Krueng atau Jembatan Simpang Pidie, Kecamatan Pidie, yang dikerjakan CV Oza Karya dengan nilai kontrak Rp 1.431.054.364,08.

Samsol, warga Kemukiman Tongpudeng, Kecamatan Titeu, Pidie, mengatakan hanya satu abutment jembatan yang selesai dibangun pada 2018 lalu. “Informasi yang saya peroleh, penyebab satu abutment lagi tidak dikerjakan saat itu karena ada persoalan surat pembebasan tanah,” kata dia Senin, 25 November 2019.

Kabid Bina Marga pada Dinas PUPR Pidie, Tantawi Yusuf, mengatakan, jembatan Gampong Asan Tongpudeng mangkrak karena persoalan pembebasan lahan. 

“Sebelumnya jembatan tersebut dibangun dengan dana Otsus 2018 oleh provinsi. Namun sekarang sudah clear masalah tersebut. Tinggal dilanjutkan kembali pada tahun depan,” kata Tantawi.

Hal yang sama juga terjadi pada Jembatan Simpang Pidie. Hanya ada satu abutment jembatan yang selesai dibangun pada 2018 silam.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pidie, Samsul Bahri mengatakan, pembangunan jembatan tersebut rencananya akan dilanjutkan pada  tahun depan.

“Tahun ini dengan anggaran Rp 4 miliar dari dana Otsus kita coba untuk pembebasan lahan. Luas tanah yang dibebasakan lebih kurang 6.600 m2. Panjang jembatan tersebut 50 meter dengan lebar 6 meter,” kata Samsul Bahri.

Kata Samsul Bahri lagi, tidak dilanjutkannya lagi pembangunan jembatan tersebut pada tahun anggaran 2019 ini karena tersandung masalah pembebasan lahan. []

Komentar

Loading...