Kenduri lapangan bola

Dua DPO Kasus Korupsi Pengadaan Tanah Lapangan Bola di Pidie Dicekal Keluar Negeri

·
Dua DPO Kasus Korupsi Pengadaan Tanah Lapangan Bola di Pidie Dicekal Keluar Negeri
Dok. sinarpidie.co.

sinarpidie.co—Dua tersangka kasus pengadaan lapangan bola dan trek atletik seluas 10.780 m2 di Gampong Pante Garot, Kecamatan Indrajaya, Pidie, yang pembebasan lahannya menelan anggaran Rp 2, 3 milliar pada 2017 lalu, masing-masing Drs Arifin Rachmad dan Ibrahim Nyakmad, dicekal untuk berpergian keluar negeri.

Berdasarkan salinan Keputusan Jaksa Agung nomor: KEP-190/D/Dip.4/07/2019 tentang Pencegahan dalam Perkara Pidana, keduanya dicekal keluar negeri sejak 18 Juli 2019 dan berlaku selama 6 bulan sejak keputusan tersebut dikeluarkan.

“Karena dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan/penyalahgunaan dana kegiatan pengadaan tanah untuk sarana olahraga pada Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Pidie T.A 2017,” demikian petikan dalam keputusan tersebut.

Kepala Kejaksaan Negeri Pidie Efendi SH MH yang dimintai tanggapannya terkait keputusan tersebut dan perkembangan penanganan kasus tersebut, Kamis, 29 Agustus 2019, enggan berkomentar. Hingga kini baik Drs Arifin Rachmad, mantan Kadisparbudpora Pidie, maupun Ibrahim Nyakmad, swasta, masih berstatus DPO.

Baca juga:

Diberitakan sebelumnya, tanah lapangan sepakbola dan trek atletik seluas 10.780 m2 di Gampong Pante Garot, Kecamatan Indrajaya, Pidie, hingga kini belum jelas peruntukkannya.

Hasil audit Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Aceh terhadap  kerugian Negara untuk kasus korupsi pengadaan tanah tersebut ialah Rp 1,1 miliar. []

Komentar

Loading...