DPRK Pidie Tetapkan Anggota BMK Pidie dari Parpol

·
DPRK Pidie Tetapkan Anggota BMK Pidie dari Parpol
Ketua Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie Muhifuddin. (sinarpidie.co/Diky Zulkarnen).

sinarpidie.co- Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie menggelar rapat paripurna penetapan calon tetap dan calon cadangan anggota Badan Baitul Mal Kabupaten (BMK) Pidie periode 2020-2025 di ruang rapat paripurna DPRK Pidie, Jumat, 3 Juli 2020.

Adapun lima calon anggota tetap BMK Pidie yang sebelumnya telah ditetapkan Komisi V DPRK Pidie berdasarkan perankingan adalah Marzuki Ahmad SHI MH, Drs Syukri MSi, Drs Imran, Zulkifli dan T Irwani SPdI MEd. Sementara, tiga calon anggota BMK cadangan ialah Sayed Usman, Zainuddin, dan Adnan.

Usai rapat tersebut, Ketua Komisi V DPRK Pidie Muhifuddin mengatakan pihaknya sudah mengingatkan panitia seleksi (Pansel) calon komisioner BMK Pidie terkait calon komisioner BMK yang terlibat dalam partai politik. “Kami sudah mengingatkan hal itu pada Pansel agar tidak terjadi masalah di kemudian hari. Dan itu ranahnya Pansel,” kata Ketua Komisi V DPRK Pidie, Muhifuddin, Jumat, 3 Juli 2020.

Tugas Komisi V DPRK Pidie, kata Muhifuddin lagi, hanya sebatas melakukan uji kelayakan dan kepatutan, sementara yang bertugas melakukan verifikasi berkas adminitrasi calon komisioner BMK ialah Pansel.

“Komisi V DPRK Pidie hanya memilih lima calon komisioner BMK Pidie dari delapan calon yang diserahkan Pansel. Setelah memilih lima calon terbaik, kemudian diserahkan ke Pimpinan DPRK Pidie untuk ditetapkan dalam rapat paripurna” kata Muhifudin.

Baca juga:

Diberitakan sebelumnya,  Adnan dari Partai PAN, Marzuki Ahmad dari PDA, dan T Irwani dari Partai SIRA, melewati seluruh tahapan seleksi calon komisioner BMK Pidie meski ketiganya diduga tak memenuhi persyaratan administrasi sebagai pelamar karena mereka diduga masih tercatat sebagai anggota partai politik saat pengumuman seleksi administrasi calon anggota BMK Pidie diumumkan pada 20 April 2020 lalu.

Ketua Tim Independen Penjaringan Bakal Calon dan Calon Keanggotaan Badan Baitul Mal Kabupaten Pidie Muzakar SHI mengatakan di dalam persyaratan pelamar, tim pansel sudah menerakan bahwa pelamar bukanlah anggota partai politik yang dibuktikan dengan surat pernyataan tidak terlibat dengan partai politik. “Surat pernyataan itu yang menjadi bukti fisik sebagai pegangan kita,” kata Muzakar SHI, Kamis, 2 Juli 2020.

Plt Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Pidie Fuadi Yusuf mengatakan T Irwani menyerahkan surat pengunduran diri ke KIP Pidie pada 11 Mei 2020. “Zulkifli sudah menyerahkan surat pengunduran dari dari PNA sejak 4 September 2019. Hingga hari ini, kami belum menerima surat pengunduran diri dari Teungku Adnan dari PAN dan Marzuki dari PDA. Apakah mereka akan menyerahkan surat pengunduran diri setelah terpilih, saya juga tidak tahu persis persyaratannya, sebab itu ranah pansel, bukan ranah kami. Mereka sebelumnya merupakan Caleg. Kalau Caleg, otomatis anggota partai,” kata Fuadi, Kamis, 2 Juli 2020. []

Loading...