DPRK Pidie Baru Bahas Tiga dari 11 Raqan dalam Prolegda 2020

·
DPRK Pidie Baru Bahas Tiga dari 11 Raqan dalam Prolegda 2020
Bupati Pidie Roni Ahmad saat menyampaikan pidato pada pembukaan rapat paripurna masa persidangan III pembahasan Raqan dalam Prolegda Kabupaten Pidie 2020, Senin, 24 Agustus 2020, di Gedung DPRK Pidie. Dok. sinarpidie.co.

sinarpidie.co— Dari 11 rancangan qanun (Raqan) yang masuk ke dalam Program Legislasi Daerah (Prolegda) 2020, hanya tiga raqan yang telah selesai dibahas Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie per 15 September 2020.

Ketiga raqan tersebut adalah raqan usulan eksekutif atau Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie, yaitu Raqan tentang Perubahan atas Qanun Kabupaten Pidie nomor 5 tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Pidie, Raqan Perubahan atas Qanun kabupaten Pidie nomor 26 tahun 2011 tentang Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah, dan Raqan tentang Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Mon Krueng Baro.

Sekretaris DPRK Pidie Drs Sayuti mengatakan tidak siapnya sembilan Raqan untuk dibahas karena anggaran untuk penyusunan naskah akademik dan rapat-rapat dengar pendapat umum atau RDPU telah dipotong atau direfokussing. “Dua raqan usulan DPRK juga tidak terlaksana, karena cuma ada anggaran untuk pembahasan dan sidang-sidang di DPR,” kata Sayuti, Jumat, 2 Oktober 2020.

Baca juga:

Tahapan sidang-sidang di DPRK Pidie, katanya, memasuki KUA-PPS 2021 pada minggu kedua Oktober 2020 nantinya. “Kemudian kita bahas R-APBK 2021 karena terikat waktu dan harus selesai pada 30 November. Kita akan susun ulang raqan-raqan yang akan dibahas pada akhir Oktober,” tutupnya. []

 

Loading...