Bupati dan Ketua DPRK Aceh Besar Tandatangani Ikrar Kota Jantho

Ditengarai Rusak Lingkungan Hidup, DPRK Aceh Besar Dituntut Bentuk Pansus Dalami Keberadaan PT Solusi Bangun Andalas di Lhoknga dan Leupung

·
Ditengarai Rusak Lingkungan Hidup, DPRK Aceh Besar Dituntut Bentuk Pansus Dalami Keberadaan PT Solusi Bangun Andalas di Lhoknga dan Leupung
Aksi massa Aliansi Pageu Wilayah Aceh Rayeuk (Pilar) yang digelar di Kantor Bupati Aceh Besar Jantho Rabu, 27 November 2019. Foto Ist.

sinarpidie.co—Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Besar dituntut untuk membentuk tim panitia khusus (Pansus) guna mendalami keberadaan PT. Solusi Bangun Andalas di Kecamatan Lhoknga dan Kecamatan Leupung, Aceh Besar, yang ditengarai telah merusak lingkungan hidup.

Hal tersebut merupakan satu dari delapan tuntutan Aliansi Pageu Wilayah Aceh Rayeuk (Pilar) dalam aksi massa yang digelar di Kantor Bupati Aceh Besar Jantho Rabu, 27 November 2019.

Selain membentuk tim Pansus, tujuh daftar tuntutan lainnya yang dihimpun dalam Ikrar Kota Jantho itu, yaitu merekomendasikan wilayah Pucok Krueng Raba Kecamatan Lhoknga sebagai kawasan bentang alam karst atau sumber mata air yang dilindungi; tidak mengeluarkan rekomendasi dan izin untuk perluasan dan penambahan areal pertambangan PT. Solusi Bangun Andalas di Kecamatan Lhoknga dan Kecamatan Leupung; mendesak PT. Solusi Bangun Andalas segera melaksanakan reklamasi di bekas area tambang untuk memulihkan dan melindungi lingkungan hidup; menjamin ketersediaan dan pemanfaatan sumber air untuk kebutuhan masyarakat Kecamatan Leupung; meninjau ulang penggunaan sumber air Kecamatan Leupung untuk kepentingan industry PT. Solusi Bangun Andalas.

“Memastikan PT. Solusi Bangun Andalas bertanggungjawab penuh melakukan pemulihan ekosistem laut serta pesisir pantai yang disebabkan oleh tumpahan batu bara. Dan mendesak PT. Solusi Bangun Andalas untuk memberikan ganti rugi kepada masyarakat terdampak akibat kerusakan ekosistem laut serta pesisir pantai akibat tumpahan batubara,” kata Koordinator Lapangan I Pilar, Bahagia Rahmatullah dalam keterangan tertulis yang diterima sinarpidie.co, Rabu, 27 November 2019.

Ratusan massa mahasiswa tersebut disambut oleh pimpinan beserta anggota DPRK Aceh Besar dan Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali.

Ikrar Kota Jantho pada 27 November 2019 tersebut ditandatangani oleh Bupati Aceh Besar Mawardi Ali, Ketua DPRK Aceh Besar Iskandar Ali, Koordinator Lapangan I Bahagia Rahmatullah, dan Koordinator Lapangan II Muhammad Faidzal Rizki di atas materai 6000. []

Komentar

Loading...