Ditanyai Realisasi Anggaran BBM dan Perjalanan Dinas, Kepala Kesbangpol Pidie Bungkam

·
Ditanyai Realisasi Anggaran BBM dan Perjalanan Dinas, Kepala Kesbangpol Pidie Bungkam
Gedung kantor Kesbangpol Pidie. Dok. sinarpidie.co.

sinarpidie.co--Realisasi anggaran belanja bahan bakar minyak (BBM) untuk para pejabat eselon dan anggaran perjalanan dinas pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Pidie masih belum terjawab. sinarpidie.co telah berupaya melakukan konfirmasi dengan pelbagai cara, baik dengan menyambangi kantor badan tersebut maupun dengan mengontak Kepala Kesbangpol Pidie Drs  Zulfikar MM melalui telepon selular. Namun, Kepala Kesbangpol Pidie Drs Zulfikar MM selalu mengelak. “Bapak sedang tidak enak badan,” kata seorang staf pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik  (Kesbangpol) Pidie, Senin, 6 Januari 2020.

Disambangi kembali pada Kamis, 9 Desember 2020, staf pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Pidie itu berkata, “Bapak lagi ada tamu di dalam.”

Lima menit kemudian, Drs  Zulfikar MM keluar dari ruangannya lalu meninggalkan kantor melalui pintu samping.

BBM dan perjalanan dinas

Belanja bahan bakar minyak (BBM) untuk para pejabat eselon pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik  (Kesbangpol) Pidie Rp 137.280.000 pada tahun anggaran 2019: 8 liter per hari untuk pejabat Eselon II, 5 liter per hari untuk pejabat eselon III, dan 3 liter untuk pejabat eselon IV.

Terdapat satu pejabat Eselon II pada badan ini, yakni kepala badan. Lalu, terdapat empat eselon III, yaitu sekretaris, Kepala Bidang (Kabid) Penanganan Konflik dan Wasnas, Kabid Poldagri, dan Kabid Bina Ideologi, Wasbang, dan Ketahanan Eksosbud.

Selanjutnya, terdapat sembilan pejabat eselon IV atau kepala sub-bidang atau bagian: Kasubbag Program dan Pelaporan, Kasubbag Keuangan dan Perlengkapan, Kasubbag TU, Kasubbid Penanganan Konflik, Kasubbid Kewaspadaan Dini dan Analisis Evaluasi Informasi dan Kebijakan Strategis, Kasubbid Organisasi Politik, Kasubbid Ormas, Kasubbid ketahanan Ekososbud, dan Kasubbid Wasbang.

Selain anggaran BBM, terdapat pula anggaran perjalanan dinas dalam daerah untuk pemantapan wawasan kebangsaan dan internalisasi ideologi bangsa Rp 41.950.000, perjalanan dinas dalam daerah sosialisasi, penyuluhan dan pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) Rp 31.280.000, perjalanan dinas dalam daerah sosialisasi penyuluhan hukum tentang bahaya radikalisme dan terorisme bagi masyarakat Rp 10.500.000, perjalanan dinas sosialisasi peningkatan pemahaman dan pengetahuan masyarakat mengenai pemilihan umum Rp 11.200.000, perjalanan dinas dalam daerah untuk rapat-rapat konsultasi dan koordinasi Rp 187.700.000. Perjalanan dinas dalam daerah operasional tim terpadu penanganan keamanan dalam negeri Rp 35.900.000, dan perjalanan dinas dalam daerah operasional tim kewaspadaan dini pemerintah daerah Rp 7.000.000, perjalanan dinas dalam daerah untuk penguatan kapasitas masyarakat dalam berpolitik Rp 8.400.000, perjalanan dinas dalam daerah pemantapan kapasitas organisasi kemasyarakatan (Ormas) Rp 41.650.000, dan perjalanan dinas dalam daerah tim desk dukungan tahapan Pemilu Legislatif dan Pilpres tahun 2019 Rp 20.400.000.

Untuk perjalanan dinas ke luar daerah, antara lain, rapat-rapat koordinasi dan konsultasi ke luar daerah Rp 211.574.000, perjalanan dinas ke luar daerah bimbingan teknis implementasi peraturan perundang-undangan Rp 58.480.000, perjalanan dinas ke luar daerah tim desk dukungan tahapan pemilu legislatif dan pilpres tahun 2019 Rp 12.946.000, perjalan dinas ke luar daerah operasional tim terpadu penanganan keamanan dalam negeri Rp 41.184.000, perjalanan dinas ke luar daerah operasional tim kewaspadaan dini pemerintah daerah Rp 25.584.000, pemantapan kapasitas organisasi kemasyarakatan (Ormas) Rp 21.492.000.

Harta kekayaan Kepala Kesbangpolinmas Pidie

Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang diunduh dari situs KPK, Kepala Kesbangpol Pidie Drs  Zulfikar MM memiliki harta kekayaan Rp 1.737.553.054 per Maret 2019.

Baca juga:

Kekayaan Drs  Zulfikar MM terdiri dari sembilan bidang tanah di Pidie dan satu bidang tanah di Banda Aceh dengan nilai seluruhnya 1.647.845.000. Di samping itu, ia juga melaporkan sejumlah kendaraan, yaitu Toyota Vios tahun 2011 senilai Rp 100.000.000 dan sepeda motor Honda Supra X tahun 2008 senilai Rp 5.000.000.

Harta lainnya yang dimiliki Zulfikar, sebagaimana yang ia laporkan, ialah harta bergerak lainnya Rp 54.500.000 dan kas serta setara kas Rp 123.043. []

Komentar

Loading...