Direktur RSUD Pijay: Kami sudah Layangkan Surat Teguran pada dr Reni

·
Direktur RSUD Pijay: Kami sudah Layangkan Surat Teguran pada dr Reni
Direktur RSUD Pidie Jaya dr Fajriman SpS MSi MEd. (sinarpidie.co/M Rizal).

sinarpidie.co – Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pidie Jaya telah melayangkan surat teguran pada dokter spesialis patologi klinik pada RSUD setempat, dr Reni Marlina SpPK.

"Pertama, kami surati pada tanggal 2 April 2019, tapi tidak direspon olehnya. Selanjutnya, pada tanggal 25 Juli 2019 akhirnya kami buat surat permohonan bimbingan kepada kolegium perhimpunan dokter spesialis patologi klinik Aceh," kata Direktur RSUD Pidie Jaya dr Fajriman SpS MSi MEd, Selasa 17 September 2019.

Sebagai pimpinan pada RSUD tersebut, kata dr Fajriman, ia tidak mengetahui alasan dr Reni mangkir dari tugas selama berbulan-bulan.

"Tidak ada kabar apapun terkait dr Reni, sebab ketika dihubungi lewat telepon juga tidak diangkat-angkat," ujarnya.

Dikatakannya lagi, pihaknya juga sudah membuat surat teguran kedua untuk disampaikan kepada dr Reni dalam waktu dekat.

“Jika kembali diabaikan, akan kita kirim teguran yang terakhir. Jikapun sampai tiga kali teguran juga tidak ada perubahan, kami akan kembalikan yang bersangkutan kepada pemerintah," kata dia lagi. “Sementera waktu, untuk melayani masyarakat, kita akan bekerja sama dengan ahli patologi rumah sakit lain di Aceh.”

Baca juga:

Diberitakan sebelumnya, Kepala Tata Usaha RSUD Pidie Jaya, Nazaruddin, Senin, 16 September 2019, mengatakan, dr Reni masih menerima gaji meski sudah tidak masuk kerja terhitung sejak Desember 2018.

"Dia memang tidak pernah masuk kerja, namun gaji masih diterima, sedang dari klaim jasa sudah tidak lagi karena tidak pernah masuk kerja," katanya. 

Hingga berita ini diturunkan, sinarpidie.co belum memperoleh konfirmasi dari dokter spesialis patologi klinik pada RSUD Pidie Jaya, dr Reni Marlina Sp PK. []

Komentar

Loading...