Diduga Terlilit Hutang pada Rentenir, Seorang Pria di Kota Sigli Gantung Diri  

·
Diduga Terlilit Hutang pada Rentenir, Seorang Pria di Kota Sigli Gantung Diri  
Surat M Adam dengan bercak darah. (sinarpidie.co/Candra Saymima).

sinarpidie.co - Yusnaini, 49 tahun, warga Gampong Blok Sawah, Kecamatan Kota Sigli, Pidie, mengendarai sepeda motor menuju ke Gampong Pasi Rawa, Kecamatan Kota Sigli, Pidie, Sabtu, 2 Oktober 2021 sekitar pukul 06.20 WIB. Jarak tempuh dari rumahnya di Gampong Blok Sawah ke Gampong Pasi Rawa sekitar 2,6 kilometer.

Ia hendak menemui Muhammad Adam, 36 tahun, suami adiknya, agar M Adam menggantikan istrinya, Aida Fatia, 35 tahun, yang semalaman menjaga anaknya, MI, 6 tahun, yang sedang menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Kota Sigli.

Setibanya di rumah berukuran 6 kali 6 meter yang berkonstruksi kayu itu sekitar 10 menit kemudian, Yusnaini memanggil nama Muhammad Adam berkali-kali. Ia menyibak kain jendela pintu depan menggunakan sisir yang tergeletak di teras rumah itu. Apa yang ia temukan membuatnya bergidik.

Yusnaini melihat kaki M Adam terjuntai. Tali melilit lehernya. “Saya kemudian berlari ke rumah tetangga terdekat untuk meminta tolong,” kata Yusnaini.

Dua kerabat M Adam, yang juga tetangganya, Rasadan dan Saiful, mendobrak pintu rumah lalu menurunkan M Adam.

Polisi tiba di lokasi beberapa waktu kemudian. Setelah melakukan olah TKP, polisi menemukan tali marlin kuning yang berukuran 3 mm dengan panjang 3 meter. “Ditemukan pula alat bantu berupa kursi plastik merek napoli berwarna hijau dan tinggi lantai dengan kayu gantungan plafon 3 meter,” kata Kapolres Pidie, AKBP Padli SH SIK MH, melalui Kasatreskrim Polres Pidie, Iptu Muhammad Rizal, Sabtu, 2 Oktober 2021.

Dugaan awal, Adam mengakhiri hidupnya karena terlilit hutang pada seorang rentenir yang beralamat di Gampong Benteng, Kecamatan Kota Sigli, Pidie. Hal tersebut terungkap di dalam sepucuk surat yang ditemukan istrinya, Aida Fatia, 35 tahun.

Baca juga:

Aida menjelaskan bahwa perangai suaminya sejak kemarin sudah agak janggal.

"Kemarin sore anak kami masuk ke rumah sakit karena demam. Suami saya pulang ke rumah dari rumah sakit  pukul 18.00 WIB, lalu ia kembali lagi ke rumah sakit pukul 19.30 WIB,” kata Aida. “Saat kembali ke rumah sakit, suami saya menceritakan bahwa ada seseorang yang datang ke rumah untuk menagih hutang.”

Dalam perjalanan pulang ke rumah, M Adam meminta anak sulungnya untuk tidak tidur di rumah, tapi tidur di rumah bibi mereka, Yusnaini.

"Jangan tidur di rumah, ayah belum tentu tidur di rumah malam ini,” kata Aida menirukan ucapan  M Adam pada anaknya. []

Loading...