Diduga Terima Commitment Fee Rp 26,5 M, KPK tetapkan Menpora sebagai Tersangka

·
Diduga Terima Commitment Fee Rp 26,5 M, KPK tetapkan Menpora sebagai Tersangka
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Iman Nahrawi. Sumber foto: nu.or.id.

sinarpidie.co--Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Iman Nahrawi sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait dana hibah KONI dari Kemenpora pada tahun anggaran 2018. Selain Iman, asisten pribadinya, Miftahul Ulum, juga ditetapkan sebagai tersangka baru kasus tersebut.

"Dalam penyidikan tersebut ditetapkan dua orang tersangka yaitu IMR, Menteri Pemuda dan Olahraga dan MIU, Asisten Pribadi Menteri Pemuda dan Olahraga," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dalam konferensi pers di Gedung KPK, Rabu, 18 September 2019, seperti yang dilansir dari kompas.com.

Imam Nahrawi diduga menerima uang sebesar Rp 26,5 miliar sebagai bentuk commitment fee pengurusan proposal yang diajukan KONI kepada Kemenpora.

Dilansir dari cnnindonesia.com, KPK sebelumnya membekuk lima orang tersangka kasus dana hibah ini dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada Rabu, 18 Desember 2018 lalu: Sekjen KONI Ending Fuad Hamidy, Bendahara Umum KONI Johnny E Awuy; dua staf Kemenpora: Adhi Purnomo dan Eko Triyanto, dan Mantan Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Mulyana.

“Ending dan Johnny telah divonis bersalah oleh majelis hakim tipikor. Ending selaku Sekjen KONI dihukum 2 tahun delapan bulan penjara, sementara Johnny sebagai Bendahara Umum KONI divonis penjara 1 tahun delapan bulan. Selain itu, Adhi Purnomo, Eko Triyanto, dan Mulyana baru saja menerima vonis majelis hakim persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta pada 12 September 2019,” demikian cnnindonesia.com. []

 

Komentar

Loading...