Daya Beli Lesu, Permintaan Daging Meugang di Pidie Rendah

Daya Beli Lesu, Permintaan Daging Meugang di Pidie Rendah
Permintaan daging pada meugang Idul Fitri di Pidie tahun ini turun drastis. Hal itu menyebabkan sejumlah pedagang daging meugang merugi. (sinarpidie.co/Candra Saymima).

sinarpidie.co - Permintaan daging pada meugang Idul Fitri di Pidie tahun ini turun drastis. Hal itu menyebabkan sejumlah pedagang daging meugang merugi. Muhammad Isa, 48 tahun, warga Gampong Paloh, Kecamatan Pidie, Pidie, salah seorang penjual daging meugang di lapak di Pasar Terpadu Pante Teungoh Kota Sigli, mengatakan pada meugang Idul Fitri tahun ini dirinya hanya menyembelih dua ekor kerbau.

"Padahal biasanya saya menyembelih lima ekor sapi. Harga daging kerbau di dalam kandang Rp 170 ribu per kilogram. Saya jual Rp 180 ribu per kilogram. Tapi ditawar oleh pembeli Rp 150 ribu per kilogram," katanya, Rabu 12 Mei 2021. "Sore kemarin saya jual Rp 130 ribu per kilogram, dan tidak semua laku."

Harga daging sapi dan daging kerbau pada pagi hari dipatok Rp 180 ribu per kilogram, namun begitu memasuki sore hari harga daging tersebut turun menjadi Rp 150 ribu hingga Rp 130 ribu per kilogram.

Pantauan sinarpidie.co, setidaknya ada 50-an lapak penjual daging meugang di Pasar Terpadu Pante Teungoh pada meugang Idul Fitri tahun ini, di mana 10 di antaranya sudah tidak berjualan lagi pada meugang kedua, Rabu, 12 Mei 2021. []

Loading...