Kawula Muda

Dari Panggung Pentas Seni Sekolah ke Dunia Usaha

·
Dari Panggung Pentas Seni Sekolah ke Dunia Usaha
Fajarul Falah. Foto Ist.

sinarpidie.co--Pada tahun 2015, berdiri sebuah kelompok musik yang mengusung aliran rap: Rapper Justice Community atau lebih dikenal dengan nama RJC.

Di Kota Sigli, RJC sendiri sempat tekenal di kalangan anak-anak muda. Kelompok musik ini sering tampil di acara-acara perpisahan sekolah. Sayangnya, kelompok musik ini bubar pada 2016, saat usianya masih seumuran jagung.

Alasan bubarnya RJC dikarenakan masing-masing anggotanya mempunyai kesibukan.

RJC sendiri dikomandoi oleh Fajarul Falah, 22 tahun, lelaki berkulit gelap, yang berasal dari Gampong Keuramat Luar, Kecamatan Kota Sigli, Pidie.

“Saya kan orangnya suka berbisnis, karena bernyanyi itu sekedar hobi. Jadi saya putuskan untuk membubarkannya,” katanya, Minggu 20 juli 2019.

Saat ini, ia sedang merintis usaha kecil-kecilan. ”Di lapak kaki lima saya sekarang sedang membuka usaha penjualan pulsa, aksesoris handphone, penjualan handphone baru, dan jual-beli handphone bekas,” kata dia.

Baca juga:

Lulusan SMP YPPU Sigli ini sudah belajar untuk mandiri secara ekonomi sejak masih duduk di bangku kelas II SMKN 1 Sigli.

“Saat kelas dua SMK saya mengajar private pelajaran Matematika," kisahnya.

Ia pernah mengenyam pendidikan di bangku kuliah pada FKIP Matematika Unigha namun tak tamat karena kekurangan biaya dan sibuk bekerja.

“Saya pernah menjadi kurir di salah satu perusahaan ekspedisi. Kuliah saya berhenti di semester tiga karena saya tidak mau membebankan orang tua,” tuturnya.

Omzet berjualan di kaki lima di Kota Sigli berkisar Rp 350 ribu hingga Rp 600 ribu per hari. Latarbelakangnya sebagai seorang penyanyi yang kerap manggung di sekolah-sekolah menjadi salah satu modal baginya: bagian dari promosi. Di samping itu, pengalaman berdiri di atas panggung juga menjadi modal tumbuhnya rasa percaya diri dalam menggaet pelanggan.[]

Loading...