Dari 2017 hingga 2019, Tagihan Listrik PJU di Pidie Naik per Rp 1 M per Tahun

·
Dari 2017 hingga 2019, Tagihan Listrik PJU di Pidie Naik per Rp 1 M per Tahun
Lampu penerangan jalan di Pasar Beureunuen. (sinarpidie.co/Diky Zulkarnen).

sinarpidie.co—Pada tahun anggaran 2017, anggaran yang diplotkan untuk pembayaran tagihan listrik penerangan lampu jalan umum (PJU) di Pidie Rp 8 miliar. Lalu, pada 2018, angka tersebut mengalami kenaikan menjadi Rp 9 miliar. Pada 2019, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pidie, menganggarkan Rp 10 miliar untuk belanja listrik sarana penerangan jalan umum (PJU) dan pertamanan pada tahun anggaran 2019.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pidie Muslim saat ditanyai mengapa tagihan listrik lampu jalan terbilang tinggi dan mengalami kenaikan setiap tahun, sementara dalam beberapa tahun belakangan ini lampu-lampu penerang jalan sudah beralih ke PJU energi tenaga surya, menjawab, “Itu lampu penerangan jalan di 23 kecamatan di Pidie.”

Setiap gampong di Pidie, sebutnya lagi, melakukan pengadaan penambahan lampu jalan, sehingga menyebabkan pembengkakkan tagihan rekening listrik yang dibebankan pada APBK Pidie.

Baca juga:

Hidup-mati

Lampu penerangan lampu jalan umum (PJU) di depan Pasar Rakyat Beuruenuen, misalnya, sering hidup-mati. "Tidak tahu kami kenapa dimatikan. Mungkin apalah kendalanya,” ungkap Tarmizi, warga Gampong Baro Yaman, Kecamatan Mutiara, Pidie, yang sering mangkal di Pasar Rakyat Beuruenuen. []

Komentar

Loading...