Dana Transfer Pusat ke Pijay Berkurang Rp 128 M

Dana Transfer Pusat ke Pijay Berkurang Rp 128 M
Kepala Badan Pengelola Keuangan Kabupaten (BPKK) Pidie Jaya M Diwarsyah. (sinarpidie.co/ M Rizal).

sinarpidie.co - Dana Transfer Pusat ke Daerah (TKDD) Kabupaten Pidie Jaya tahun anggaran 2020 berkurang sebesar Rp 128.214.837.911. Pengurangan itu disebabkan penyesuaian pendapatan daerah, refocussing kegiatan dan realokasi anggaran menyusul SKB Menteri Keuangan dan Mendagri untuk penanganan percepatan Covid-19.

Dana transfer yang dikurangi atau dipangkas meliputi Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp 50.618.224.000 dari total pagu DAU Rp 463.781.369.000, Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 49.576.509.000 dari total pagu DAK Rp 156.710.565.000, Dana Intensif Daerah (DID) sebesar Rp 4.451.027.000 dari total pagu DID 34.839.255.000, dan Dana Desa Rp 2.399.154.000 dari total pagu DD Rp 168.261.619.000

Selanjutnya Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) Pidie Jaya juga mengalami pengurangan sebesar Rp 19.310.240.351 dari total pagu DOKA Pidie jaya pada tahun anggaran 2020 Rp 100.160.773.179.

Baca juga:

Kepala Badan Pengelola Keuangan Kabupaten (BPKK) Pidie Jaya M Diwarsyah mengatakan penyesuaian dan pengurangan pendapatan daerah menyebabkan sejumlah kegiatan ikut disesuaikan kembali.  "Namun, tidak mengganggu pelayanan publik karena kegaiatan yang dipangkas tersebut adalah kegiatan yang dinilai tidak terlalu urgent, seperti pelatihan-pelatihan dan sebagainya. Pengurangan dan penyesuaian pendapatan ini akibat pemotongan TKDD dari pusat ke daerah dari estimasi pendapatan sebelumnya. Ini disebabkan oleh berkurangnya pendapatan negara," ujar Diwarsyah pada sinarpidie.co Selasa, 12 Mei 2020.

Dikatakannya lagi, realokasi anggaran dan penyesuaian serta refocussing kegiatan Pidie Jaya untuk penanganan Covid-19 telah disampaikan pada Kementerian Keuangan. "DAU sebesar 35 persen yang sebelumnya ditunda sudah dikirim Selasa 12 Mei 2020," tutupnya.

Sebelumnya, APBK Pidie Jaya tahun 2020 sebesar Rp 1,1 triliun. []

Loading...