Banner Stunting
Klik Tambang

DAK Fisik Regular Bidang Kesehatan Pijay Turun dan Double Pengadaan Barang, Ini Penekanan Kadis Kesehatan Pijay

·
DAK Fisik Regular Bidang Kesehatan Pijay Turun dan Double Pengadaan Barang, Ini Penekanan Kadis Kesehatan Pijay
Dinas Kesehatan Pidie Jaya. (sinarpidie.co/M Rizal).

sinarpidie.co--Kepala Dinas Kesehatan dan KB Pidie Jaya, Munawar Ibrahim, mengatakan, Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Bidang Kesehatan dan KB Penugasan Sub-Bidang Pelayanan Kesehatan Rujukan merupakan ranah rumah sakit umum.

“DAK Pelayanan Kesehatan Dasar, Kefarmasian, termasuk KB, di Dinas Kesehatan dan KB Pidie Jaya,” kata Kepala Dinas Kesehatan dan KB Pidie Jaya, Munawar Ibrahim pada sinarpidie.co, Rabu, 21 Agustus 2019 di Meureudu.

Menurutnya, ketiadaan DAK Fisik Bidang Kesehatan dan KB Penugasan Sub-Bidang Pelayanan Kesehatan Rujukan bukanlah ranah pihaknya.

Alokasi DAK Fisik Bidang Kesehatan di Dinas Kesehatan dan KB Pidie Jaya, klaim Munawar, mengalami kenaikan dalam kurun waktu dua tahun ini.

“2019, total DAK pada Dinas Kesehatan dan KB Pidie Jaya Rp 16 M. Itu naik dibandingkan tahun sebelumnya,” kata dia lagi.

Sementara itu, Direktur RSUD Pidie Jaya dr Fajriman mengatakan dirinya belum dapat menjelaskan tentang hal tersebut. “Belum tahu,” kata dia melalui layanan pesan singkat.

Diberitakan sebelumnya, dikutip dari laman Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kemenkeu, DAK Fisik Regular Bidang Kesehatan dan KB Pidie Jaya tahun 2019 mengalami penurunan dibandingkan 2018 lalu. Pada 2019, total DAK Fisik Regular Bidang Kesehatan dan KB Pidie Jaya ialah Rp 16.509.809.000, sedangkan pada 2018 lalu Rp 22.298.000.000.

Baca juga:

Double pengadaan

Untuk pengadaan vaksin carrier net cap senilai Rp 250 juta dan pengadaan sepeda motor senilai Rp 63 juta, kata dia, tidak ada pembelian dan sumber anggaran yang double.

“Bahwa pelaksanaan melalui e-catalog, tidak ada spesifikasi dalam e-catalog, maka boleh melalui PL. Pengadaan sepeda motor KB harus ada box dan air brush, tidak ada di e-catalog, maka di-PL. Untuk pengadaan vaksin carrier, itu melalui e-purchasing,” kata dia, menjelaskan.

Mengenai adanya double pengadaan dengan dua metode pengadaan yang berbeda, menurutnya diakibatkan adanya kesalahan in put data.

Penelusuran sinarpidie.co, pengadaan sepeda motor (21107848) senilai Rp 63 juta metode pemilihan penyedia jasanya melalui e-purchasing dengan periode pekerjaan 1 Mei hingga 1 Juli 2019, sementara pengadaan sepeda motor (216898860) senilai Rp 63 juta metode pemilihan penyedia jasanya melalui pengadaan langsung dengan periode pekerjaan 1 Juni hingga 1 September 2019.

Kemudian, pengadaan vaksin carrier net kap 0,6 liter (20897182) senilai Rp 250 juta metode pemilihan penyedia jasanya melalui e-purchasing, sedangkan belanja modal pengadaan peralatan dapur (21120410) dengan uraian pekerjaan pengadaan vaksin carrier net cap 0,6 liter seniali Rp 250 juta metode pemilihan penyedia jasanya melalui pengadaan langsung.

“Itu kegiatannya tetap masing-masing kegiatan. Mungkin hanya muncul di sistem sehingga muncul dua items untuk masing-masing kegiatan,” kata Munawar, didampingi Kabid Sumber Daya Kesehatan pada Dinas Kesehatan dan KB Pidie Jaya, Razali SKM.

Disebutkannya, pengadaan vaksin carrier net kap 0,6 liter telah dilakukan pemilihan penyedia jasa (e-purchasing) dengan nilai kontrak Rp 233 juta, sementara untuk pengadaan sepeda motor dari 3 unit menjadi 2 unit (spesifikasi 110-250 CC).

“Karena ketika sudah dilakukan modifikasi box dan air brush uangnya tidak cukup untuk 3 unit. Sisanya akan dikembalikan ke kas Negara,” sebutnya.

Pertanyaan sinarpidie.co, jika revisi pada pengadaan sepeda motor dari e-purchasing ke PL menyebabkan adanya double kegiatan atau penyebab kesalahan in put data, mengapa pada pengadaan vaksin carrier net kap 0,6 liter yang sejak semula sudah direncanakan dan dijalankan melalui e-purchasing, bisa muncul kegiatan serupa pada belanja modal pengadaan peralatan dapur melalui PL?

Pertanyaan tersebut tak terjawab. []

Komentar

Loading...